Image

Tragis, Niat Mewarnai Rambut, Wanita Asal China Ini Alami Kebotakan hingga Luka Bakar di Kulit Kepala

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 11:03 WIB
https img.okeinfo.net content 2017 09 13 194 1774834 tragis niat mewarnai rambut wanita asal china ini alami kebotakan hingga luka bakar di kulit kepala RjPlYXYEAT.jpg Ilustrasi (Foto: Straitstimes)

TREN pewarnaan rambut memang selalu menarik perhatian para pencinta dan penggemar kecantikan rambut. Berbagai warna rambut terbaru yang muncul rasanya ingin selalu diaplikasikan bagi mereka yang keranjingan tren pewarnaan rambut.

Sama halnya dengan wanita di Sichuan, China, berikut ini. Alih-alih mendapatkan warna rambut yang diinginkan, wanita bermarga Deng ini justru mengalami kebotakan dan luka bakar di kulit kepala setelah menginginkan rambutnya berwarna hijau keabu-abuan atau ash green. Bagaimana bisa?

Kejadian ini bermula pada 1 Agustus 2017 lalu di kota Deyangm, Provinsi Sichuan. Deng mengunjungi sebuah salon kecantikan untuk mewarnai rambutnya menjadi ash green. Untuk mendapatkan warna yang diinginkan, Deng harus melewati proses pewarnaan yang cukup panjang, yakni tujuh jam lamanya.

Baca Juga: Aneh! Duo Desainer Ini Tampilkan Koleksi Busana Berhiaskan Miss V di New York Fashion Week 2018

Lantaran memiliki rambut asli berwarna hitam, sang penata rambut menyarankan agar rambut Deng perlu melalui beberapa kali tahap pewarnaan. Lebih tepatnya empat kali proses pewarnaan.

Saat melalui proses pewarnaan yang kedua, Deng mulai merasa kulit kepalanya terbakar. Namun, sang hairdresser mengatakan bahwa hal tersebut merupakan normal terjadi dan memintanya untuk bertahan.

Memasuki proses pewarnaan yang ketiga, Deng kembali mengeluh bahwa kulit kepalanya terasa sakit. Deng mengungkapkan jika kondisi tersebut bisa terjadi lantaran ada kaitannya dengan produk pewarnaan yang digunakan.

Namun, penata rambut tersebut dengan tegas membantah pernyataan Deng dan kembali melanjutkan proses pewarnaan. Padahal, Deng sendiri mulai merasa cemas karena warna rambut hijau keabuan yang diinginkan justru terlihat seperti warna hijau apel. Lagi-lagi penata rambut mengelak dan menyatakan sah-sah saja bila warna hijau abu berubah menjadi warna hijau sesuai merk tersebut.

Baca Juga: Aneh! Bocah Asal India Keluarkan Air Mata Kerikil Putih seperti Kapas

Deng memasuki tahap pewarnaan yang keempat. Nyatanya, kulit kepala Deng semakin terasa nyeri, bahkan ia sampai menangis dibuatnya. Penata rambut tetap bersikeras bahwa apa yang dialami Deng merupakan normal dan rasa nyeri yang ditimbulkan akan segera hilang.

Hingga akhirnya penata rambut mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tak beres pada kliennya. Ia segera membantu Deng untuk mencuci rambut dan menghilangkan cat pewarna. Deng pun dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Dermatologi mengungkapkan bahwa Deng mengalami alergi terhadap zat pewarna dan kulit kepalanya mengalami luka bakar 40 persen akibat bahan kimia.

Atas kejadian tersebut, Deng harus mencukur rambutnya, karena khawatir masih terdapat residu pewarna rambut yang bisa menyebabkan reaksi lebih buruk. Ia pun harus dirawat inap di rumah sakit selama lima hari.

"Aku selalu ingin memiliki rambut panjang dan sekarang aku tidak bisa menerima penampilan kepalaku yang botak," ujar Deng, seperti dikutip StraitTimes, Rabu (13/9/2017).

Deng pun menuntut salon kecantikan sebagai kompensasi biaya pengobatan dan kerusakan rambut yang dialaminya. Ia menuntut sebesar USD12.418 atau senilai Rp160 jutaan.

Penata rambut mengungkapkan bila kasus tersebut merupakan pertama kali dialaminya selama lebih dari sepuluh tahun bekerja di bidangnya. Ia pun setuju untuk membayar tagihan medis Deng senilai USD538 atau setara dengan Rp7 jutaan.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini