Image

Tas Vintage Second Kini Banyak Diburu Para Penggemar Barang Branded

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 18:18 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 09 13 194 1775234 tas vintage second kini banyak diburu para penggemar barang branded VtdCY96ma6.jpg Ilustrasi tas mahal (Foto: Wondermika)

MENCARI tas bermerek dengan harga yang lebih murah dari harga barunya tentu menjadi salah satu keuntungan membeli produk preloved (secondhand). Tak heran jika tren ini terus berkembang hingga sekarang.

Di Indonesia sendiri, awalnya tren preloved terjadi pada sekira tahun 1987. Namun pada saat itu, jual beli barang second branded hanya berkisar di lingkungan terdekat saja. Berbeda dengan saat ini yang jual belinya bisa didapatkan dengan mudah di online shop.

BACA JUGA:

“Kalau 7 tahun lalu orang pakai (barang) second masih ngumpet. Karena mereka belum jadi smart shopper. Mereka belum terbuka bahwa menjual beli second berkaitan dengan menabung atau menjadi smart shopper,” ujar seller yang juga Founder Irresistible Bazaar, Marisa Tumbuan saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).

Antusiasme masyarakat Indonesia dalam mencari barang preloved branded juga dinilai semakin tinggi karena semakin banyaknya orang yang menghargai sesuatu yang autentik.

“Sekarang orang lebih menghargai hak cipta. Dari situ orang lebih memilih memakai yang asli. Dulu 10 tahun lalu orang malu belanja second. Tapi sekarang lebih smart, terbuka dan tidak picik menilai suatu hal,” lanjut Marisa.

Tidak hanya di Indonesia, bahkan tren menggunakan produk-produk preloved juga terjadi di Jepang dan negara-negara Eropa. Di Jepang, para wisatawan yang datang dengan tujuan berbelanja seakan wajib mencari barang-barang preloved yang dijual di kawasan khusus.

Lalu barang-barang apa yang paling banyak diburu? Dionesia Sebayang yang merupakan konsultan dalam jual beli barang branded mengatakan, ada tiga brand yang paling diminati di kalangan masyarakat saat ini.

“Hermes, Chanel dan Louis Vuitton, yang lain mengikut. Ini yang paling tinggi marketnya. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Asia Pasifik dan Eropa,” jelas Dionesia.

Namun yang sedang banyak dicari saat ini menurut Dionesia adalah tas khusus vintage seri lama dari Chanel. Tas-tas tersebut kini diburu kembali oleh para kolektor. Harganya sendiri berkisar Rp10 jutaan dan lebih murah jika dibandingkan tas-tas keluaran baru yang dapat mencapai ratusan juta rupiah. Model vintage yang paling digemari adalah tas dengan model jadul dan sling bag.

BACA JUGA:

“Seri 1 sampai seri 4 masih banyak diburu. Seri lama itu diproduksi mulai Chanel berdiri sekitar 1900-an. Orang memang Indonesia suka sekali dengan kekinian. Si A pakai begini, semua pakai. Karena mungkin lingkungannya itu-itu saja. Jadi musimnya tergantung dari publik di sekeliling sendiri,” kata Dionesia.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Berita Rekomendasi

Preloved Branded
Cari Berita Lain Di Sini