nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bunda, Pilih Camilan yang Tepat agar Gigi si Kecil Tak Berlubang

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 13 September 2017 00:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 13 196 1774631 bunda-pilih-camilan-yang-tepat-agar-gigi-si-kecil-tak-berlubang-EeXrFDH6OF.jpg

SEMARANG - Ratusan pelajar mengikuti kegiatan sikat gigi massal di Semarang, Jawa Tengah, untuk memeringati Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2017. Di antara peserta terdapat puluhan anak berkebutuhan khusus yang juga dengan semangat menggosok gigi mengikuti arahan panitia.

Bersama ratusan peserta lainnya, anak-anak difabel yang duduk di atas kursi roda ini terlihat mandiri mengambil sikat gigi dan membubuhinya dengan pasta gigi. Kemudian, saat panitia memulai aba-aba tanda dimulainya gosok gigi massal, secara serentak mereka berkumur dan menggosok gigi.

Anak-anak perlu ditekankan menjaga kesehatan gigi karena rentan menderita gigi berlubang. Apalagi, mereka kerap mengonsumsi camilan yang manis dan lengket seperti cokelat, pastry serta permen, sehingga sangat berpotensi merusak gigi jika tak secara rutin dibersihkan.

(Baca Juga: Kata Siapa Setelah Makan Boleh Langsung Gosok Gigi? Bahaya, Loh!)

“Mengonsumsi camilan yang terlalu banyak mengandung karbohidrat dan gula terutama yang lengket dapat menurunkan derajat keasaman mulut. Setelah mengonsumsi makanan yang manis, derajat keasaman mulut turun hingga di bawah pH kritis 5,5 dalam hitungan menit dan tetap rendah hingga satu jam setelahnya. Bila terjadi terus menerus kondisi ini menyebabkan hilangnya mineral (email) pada gigi dan mengakibatkan terjadinya gigi berlubang,” jelas drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, Selasa (12/9/2017).

Agar kesehatan gigi maksimal, dia menganjurkan memilih asupan camilan dengan makanan bertekstur seimbang yang berserat, berkadar air tinggi serta berkalsium tinggi seperti produk susu dan turunannya. Pemilihan camilan dirasa penting, karena tingkat konsumsi makanan ringan di Indonesia terindikasi mengalami peningkatan sebesar empat persen setiap tahunnya.

“Tekstur lembut dari ragam camilan yang marak dijumpai saat ini juga membuat anak kurang berlatih mengunyah, sebaliknya makanan yang berserat akan lebih lama dikunyah. Gerakan mengunyah merangsang aliran kelenjar ludah yang merupakan pembersih alami rongga mulut dan menetralisasi keasaman di rongga mulut dan menetralisasi keasaman di dalamnya,” tambahnya.

(Baca Juga: Perhatikan Ini agar Anak Suka Gosok Gigi)

Gosok gigi massal yang diikuti 320 pelajar SD, SMP, dan SMA itu menjadi pembuka kegiatan tahunan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) oleh sebuah perusahaan pasta gigi di Indonesia.

Acara yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung (FKG Unissula) Semarang itu juga melibatkan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).

Tahun ini BKGN hadir semakin luas di 57 lokasi yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten di seluruh Indonesia mulai 12 September – 29 November 2017 dengan Semarang menjadi kota pembuka rangkaian BKGN 2017.

(Baca Juga: 7 Hal Ini Penting Diketahui saat Anda Menggosok Gigi)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini