Image

Klarifikasi Kasus Bayi Debora, 3 Poin Penting Jadi Perhatian Menkes

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 14:48 WIB
https img.okeinfo.net content 2017 09 13 481 1775032 klarifikasi kasus bayi debora 3 poin penting jadi perhatian menkes GPmegHaY2M.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

MENTERI Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM(K) tidak tinggal diam saat menangani kasus kematian bayi Tiara Debora. Ada poin penting yang diperhatikan saat mengklarifikasi masalah viral ini.

Dikatakan Menkes Nila, sejak kemarin pemerintah sudah duduk bersama dengan pihak rumah sakit dan asosiasi rumah sakit untuk klarifikasi. Hasilnya tentu sangat dinantikan supaya bisa tertangani dengan jelas.

"Kami panggil rumah sakit (Mitra Keluarga Kalideres-red), minta klarifikasi menanyakan apa yang terjadi. Juga, bersama dengan Asosiasi Rumah Sakit Swasta, PERSI, Badan Pengawas Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta," ujarnya kepada Okezone, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga:

Jika hasil klarifikasi sudah selesai, pemerintah akan merangkum semuanya. Tak cuma itu, Menkes Nila juga berpesan kepada rumah sakit lain untuk memperbaiki pelayanan, terutama saat menerima pasien BPJS Kesehatan, meski tidak bekerja sama antara kedua.

Sementara itu, awal dari penanganan kasus kematian bayi Debora akibat leletnya pihak rumah sakit tersebut disorot pula oleh Menkes Nila. Ada poin penting yang diperhatikan, yakni pelayanan, komunikasi, serta administrasi.

"Ada tiga sisi yang saya perhatikan. Pelayanannya itu benar atau tidak, lalu administrasinya dan komunikasi," terangnya.

Baca Juga:

Bila terjadi miskomunikasi, rumah sakit harus benar-benar instrospeksi. Ini juga wajib diterapkan oleh seluruh rumah sakit di Indonesia saat ini.

Mengingat, bayi Debora merupakan salah satu pasien BPJS Kesehatan dalam keadaan emergency. Bagaimana pun, dia harus mendapatkan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawanya.

Tapi, Tuhan berkehendak lain! Karena leletnya rumah sakit dan menarget biaya fantastis kepada orangtua korban, bayi Debora tak terselamatkan.

"Kita semua harus instrospeksi diri. Terutama rumah sakit dalam memberikan pelayanan," tegasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini