Image

Suara Serak Tak Kunjung Usai, Curigai Gejala Kanker Laring

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 15:50 WIB
https img o.okeinfo.net content 2017 09 13 481 1775103 suara serak tak kunjung usai curigai gejala kanker laring da7nHzXHa1.jpg Ilustrasi (Foto: Newhealthadvisor)

KANKER laring satu penyakit yang tak mudah dikenali seseorang karena gejalanya samar. Sebenarnya penyakit ini mudah dikenali gejalanya yang diawali dengan suara serak terus-menerus.

Tapi sayangnya, orang tidak perhatian dengan gejala itu. Karena suara serak dianggap masalah biasa yang cepat diatasi.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher Konsultan Laringofaringologi dr Zainal Adhim SpTHT-KL(K), PhD menjelaskan, pada awalnya memang suara serak merupakan salah satu tanda infeksi akut akibat virus atau bakteri yang terjadi bersama dengan commond cold. Tak cuma itu, penyebab lain bisa dipicu oleh inflamasi yang menimbulkan pembengkakan jaringan laring.

Baca Juga: Awas! Ternyata Makan Mi Bareng Nasi Berbahaya bagi Kesehatan

"Kanker memang terjadinya multifaktor, bisa dari genetik dan faktor lingkungan, makanan juga bisa," ujar dr Zainal saat media gathering bersama Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta di Senayan City, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Dijelaskan lebih lanjut, dr Zainal menambahkan, gejala kanker laring termasuk juga terjadi sumbatan jalan napas dan pembesaran kelenjar getah bening. Sayangnya, pasien tidak bisa mendeteksi dini dengan mudah, karena gejalanya samar sekali.

Baca Juga: Klarifikasi Kasus Bayi Debora, 3 Poin Penting Jadi Perhatian Menkes

Adapun suara serak yang menjadi tanda gejala kanker laring yakni suara berat, tegang, hingga kehilangan suara. Tenggorokan juga terasa nyeri dan ada perubahan suara yang berbeda.

Tak cuma itu, penyebab kanker laring ini dipicu oleh penularan human papiloma virus (HPV). Kalau penularan ini, memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi.

Baca Juga: TERUNGKAP! Lady Gaga Menderita Fibromyalgia, Penyakit Apa?

Untuk diagnosanya, dokter harus melakukan pemeriksaan yang tepat. Sebelum menjadi sel kanker, pasien juga dapat mengalami tumor jinak.

Nah, tingkat kekambuhan tumor jinak ini cukup tinggi. Karena itu, penyakit ini harus segera dideteksi dan dilakukan pengobatan rutin supaya bisa sembuh.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini