Image

Magali Saby, Seniman Penyandang Disabilitas Asal Prancis Lewati Masa Kecil Penuh Luka, Simak Perjuangannya!

Vessy Frizona, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 20:42 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 14 196 1776161 magali saby seniman penyandang disabilitas asal prancis lewati masa kecil penuh luka simak perjuangannya qgmTZfESFL.jpg Magali Saby (Foto: Conseil Departmental des Hauts de Seine)

MASA kecil hanya terjadi sekali dan tak akan terulang lagi. Di saat anak-anak melewati masa kecil yang indah dan menyenangkan karena bisa bermain dengan teman-teman, tapi tidak dengan Magali Saby.

Penari, model, dan aktris penyandang difabel, Magali Saby, menderita lumpuh otak (cerebral palsy) yang menyebabkan gangguan motorik dan keseimbangan. Masa kecilnya terbilang kelam dan masa sekolah pun berantakan.

 BACA JUGA:

"Saya menghabiskan belasan tahun hidup saya di rumah sakit di Prancis Selatan. Perndidikan yang saya jalani cukup berantakan. Sebab saya harus bolak-balik dari pusat terapi ke sekolah. Tapi meski saya melaluinya dengan begitu rumit, tapi toh tetap memperkaya pengalaman saya. Boleh dibilang saya pun hanya punya sedikit sekali teman," ujar Magali kepada Okezone dalam sesi wawancara khusus di Institute Francais Indonesia, Kamis (14/9/2017).

Dalam masa-masa sulit, Magali pernah merasa sangat terbelenggu. Ia merasakan sekali keterbatasan yang dialaminya. Sulit berjalan salah satunya. Sehingga sejak usia delapan tahun ia mulai belajar menggunakan kursi roda.

Namun, dorongan dalam diri untuk keluar dari belenggu mendobrak kelemahannya menjadi sumber kekuatan. Ia jatuh cinta pada dunia seni dan tari yang membawanya sukses seperti sekarang ini.

 

(Foto: Vessy/Okezone)

"Seni dapat menjadi alat emansipasi. Melalui karya tari saya bebas berekspresi olah tubuh. Saat orang-orang tidak ramah dan memandang saya sebelah mata, tetapi guru teater saya tidak melihat seperti itu, dia menilai saya sebagai orang yang memiliki jiwa seni," ujarnya lebih lanjut.

Ia menambahkan, masyarakat secara umum belum bisa menerima gagasan dan praktik bahwa orang-orang difabel mampu menjadi seniman, maneri, dan bermain teater.

"Untuk itulah penting bagi kami berkomunikasi dengan masyarakat luas, menginformasikan sedikit demi sedikit menghapus stigma terhadap difabilitas. Semakin sering kami tampil di dunia pertunjukkan, maka semakin besar dan kuat pengakuan masyarakat bahwa kami adalah benar-benar seniman. Tanpa melihat lagi kondisi fisik," ucapnya.

Kini, wanita bergelar master jurusan seni di Prancis ini, telah sukses menjalani profesi yang amat ia cintai sebagai aktris. Magali yakin meski memiliki masa kecil yang tidak menyenangkan, ia bisa menciptakan masa depan yang baik.

 BACA JUGA:

Janji Pemerintah agar Penyandang Disabilitas Dapat Layanan Kesehatan yang Baik

Peduli dengan Disabilitas, Gerai Kopi Ternama Bikin Apron Khusus Barista Tunarungu

"Kebanyakan dari proyek yang saya kerjakan berlangsung di luar negeri, seperti Yunani, Belgia, Inggris, Jerman, dan sekarang Indonesia. Ketika saya di pentas, orang banyak mengira saya orang yang memiliki kesehatan fisik normal. Mereka justru menyangka saya sedang berakting menjadi penyandang disabilitas," tukasnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Berita Rekomendasi

Penyandang Disabilitas
Cari Berita Lain Di Sini