nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Indra J Piliang 'Nagih', Sabu-Sabu hanya Memberikan Kenikmatan Semu

Renny Sundayani, Jurnalis · Kamis 14 September 2017 12:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 14 481 1775748 bikin-indra-j-piliang-nagih-sabu-sabu-hanya-memberikan-kenikmatan-semu-GKYDmYbUWT.jpg Efek pakai narkoba (Foto: Okezone)

ANDA pasti sudah mendengar berita mengenai penangkapan politikus partai Golkar Indra J Piliang? Penangkapan terjadi di sebuah tempat hiburan malam, Diamond Karaoke, Taman Sari, Jakarta Barat. Saat penangkapan, Indra bersama 2 rekannya langsung diciduk. Petugas telah menemukan sejumlah barang bukti berupa satu set bong dan cangkong bekas pakai, satu plastik bekas pakai dan satu korek gas.

BACA JUGA:

Memang, narkoba jenis sabu-sabu merupakan yang paling banyak digunakan oleh pengguna narkoba di Indonesia. Bahkan berdasarkan data tahun lalu, selama bulan Januari 2016, BNN (Badan Narkotika Nasional) berhasil menyita 840 kg sabu-sabu di Jakarta. Tapi, tahukah Anda apa itu narkoba jenis sabu-sabu dan dampak buruk yang dapat ditimbulkannya?

BACA JUGA:

Berkenalan dengan sabu-sabu

Sabu-sabu adalah salah satu jenis narkoba golongan metamfetamin. Nama lain dari sabu-sabu adalah ice dan SS. Sabu-sabu merupakan jenis narkoba sintetis yang memiliki efek merangsang sistem saraf pusat manusia. Narkoba yang satu ini berbentuk bubuk dan biasanya dikonsumsi dengan cara dihirup menggunakan alat khusus bernama bong. Harganya tidak murah, satu gram sabu-sabu bisa mencapai Rp200 ribu rupiah atau lebih.

Sabu-sabu dapat menimbulkan efek psikis berupa rasa gembira, halusinasi, percaya diri, peningkatan konsentrasi, rasa bersemangat dan tidak mudah mengantuk. Bagaimana dengan efek fisik? Pada fisik, sabu-sabu menimbulkan efek hiperaktif, mulut kering, gemetar, berkeringat, dan peningkatan tekanan darah serta detak jantung.

Sabu-sabu hanya memberikan kenikmatan semu dan sementara bagi penggunanya. Di sisi lain, ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan oleh sabu-sabu bagi tubuh. Misalnya masalah psikologis –seperti depresi, mudah marah, dan suasana hati yang tidak stabil yang berhubungan erat dengan tindakan pencurian, pembunuhan, tidak taat peraturan, dan tindakan melanggar hukum lainnya. Tak hanya itu, sabu-sabu juga menimbulkan ketergantungan, gangguan saraf, serangan jantung, kerusakan hati dan paru-paru –yang dapat berujung pada kematian.

Mari jadikan kasus yang menimpa Indra J Piliang sebagai pembelajaran. Jangan sampai Anda jatuh ke perangkap narkoba, yang berujung penjara atau hilangnya nyawa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini