Image

Jangan Salah Kaprah, Tenggak Minuman Alkohol Bikin Malam Pertama Gagal Total!

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017, 00:06 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 14 481 1776004 jangan salah kaprah tenggak minuman alkohol bikin malam pertama gagal total wHDEAkTmwG.jpg Ilustrasi (Foto: Hindustantimes)

SAAT kencan sebelum melakukan malam pertama banyak hal yang dianggap salah kaprah oleh pasangan suami istri. Mereka pergi pesta atau menyediakan minuman beralkohol di rumah, lalu minum sebanyak-banyaknya.

Tahukah Anda, kebiasaan buruk itu menyebabkan kegagalan saat melakukan malam pertama, yang pasti dinantikan banyak orang. Dari 500 responden, yang pernah mengalami sekira 46%.

Adapun bentuk kegagalan malam pertama tersebut yakni pria mengalami disfungsi ereksi. Tentu masalah ini sangat memalukan dan mengecewakan istri.

Baca Juga:

Kondisi yang sangat umum terjadi, tapi sebenarnya dapat dicegah. Setidaknya, saat malam pertama hubungan seks harus penetratif.

Tak hanya itu, khawatirnya pria juga mengalami impotensi yang juga menyebabkan gagalnya malam pertama. Minuman beralkohol sejatinya bisa mudah merusak metabolisme tubuh, termasuk pengaruhi kehidupan seks.

kepala petugas medis di Push Doctor, mengatakan kepada Daily Express tentang bagaimana konsumsi alkohol dapat menyebabkan impotensi.

Dia berkata: "Tidak ada jumlah alkohol yang akan mempengaruhi kinerja seksual Anda, karena tidak semua orang merespon alkohol dengan cara yang sama," kata Dr Adam Simon, dilansir Dailystar, Jumat (15/9/2017).

Baca Juga:

Kalau mengalami disfungsi ereksi, tentu Anda tidak dapat menikmati nyamannya orgasme. Jangankan itu, saat mulai menikmati foreplay sudah kacau.

Minuman beralkohol diyakini dapat menyumbat aliran darah ke seluruh tubuh. Termasuk juga berpengaruh pada area kelamin pria.

"Biasanya, pembuluh darah yang harusnya terbuka untuk aliran darah ke Mr P, bisa jadi berhenti akibat minum alkohol," lanjutnya.

Karena itu, saat kencan pertama kali dengan pasangan, hindari konsumsi minuman memabukkan ini. Dampaknya dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan risiko kanker mematikan. Awas ya!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini