Image

Pilah-pilih AC Paling Tepat: Antara yang Standar, Low Watt, dan Inverter

Advertorial, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 00:07 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 14 557 1775474 pilah pilih ac paling tepat antara yang standar low watt dan inverter KlfHTa3e30.jpg Ilustrasi ruangan nyaman dengan penyejuk udara (Foto: seagullaire)

TINGGAL di negeri beriklim tropis seperti Indonesia memang menyenangkan. Di sisi lain, tak dipungkiri juga cuaca tropis yang panas ini memiliki tantangan tersendiri. Untuk menaklukkan cuaca panas, penyejuk udara atau air conditioner (AC) telah menjadi seperti kebutuhan ‘wajib’ bagi rumah tangga modern di Indonesia.

Namun tak banyak yang menyadari bahwa hembusan udara sejuk dari AC juga menyebabkan semakin meningkatnya tagihan listrik. Selain daya listrik,  jumlah unit, dan akumulasi durasi penggunaan AC setiap hari,  membuat AC berkontribusi besar pada tingginya tagihan listrik bulanan. Tak heran bila akhirnya besaran tegangan penyejuk ruangan seolah menjadi syarat utama bagi sebagian besar masyarakat saat berencana membeli AC.

Bila melihat pada kategorinya, di samping besaran kekuatan pendinginan yang sering ditunjukkan pada ukuran PK (1/2 PK, 1PK), sebenarnya terdapat setidaknya tiga kategori AC, yaitu AC Standar, AC Low Watt dan AC Inverter. Pada masanya, AC Low Watt hadir sebagai tawaran baru yang menjawab kebutuhan hemat listrik. Dari namanya, AC ini memang menawarkan konsumsi listrik yang lebih rendah dengan cara membatasi daya listrik pada saat pengoperasian.

Namun masalah baru pun muncul. Daya listrik rendah berimbas pada lamanya waktu yang dibutuhkan bagi perangkat AC Low Wattage untuk mencapaiderajat kesejukan suhu yang diinginkan. Pasalnya, pengguna seringkali tak cukup sabar menunggu proses pendinginan ini sampai pada derajat sejuk yang diinginkan. Namun masalah ini sirna dengan kehadiran AC inverter. Teknologi ini dihadirkan sebagai inovasi agar penyejuk ruangan hemat listrik namun tetap memberikan proses pendinginan cepat.

Kebutuhan akan AC hemat listrik dengan waktu pendinginan cepat pun akhirnya terjawab oleh AC inverter. Jika dulu AC inverter identik dengan ruang berkapasitas besar dan harganya mahal, kini AC inverter dengan teknologi canggih ini memiliki harga terjangkau dan lebih hemat listrik. AC jenis ini akan lebih hemat listrik karena waktu pendinginannya lebih cepat dicapai berkat kerja unik kompresor berteknologi inverter di dalamnya.

Sedikit gambaran agar lebih jelas mengenai betapa pentingnya inverter, mungkin bisa dilihat pada perbandingan dengan AC biasa. Pada AC biasa yang tidak menggunakan inverter, kompresor akan bekerja hingga derajat kesejukan yang diinginkan pengguna tercapai. Saat suhu ruang sudah sesuai keinginan pengguna, kompresor akan otomatis mati. Kompresor baru akan menyala kembali saat terjadi kenaikan suhu hingga beberapa derajat tertentu menjauhi dari yang ditentukan sebelumnya. Kadangkala, hal ini dapat mudah dikenali dengan bunyi khas yang keluar dari AC. Proses menyala dan mati kembali secara berulang sepanjang pemakaian inilah biang dari tingginya daya listrik yang diperlukan.

Beda halnya dengan kompresor inverter. Saat suhu ruang sudah sesuai dengan keinginan pengguna, kompresor akan tetap menyala. Hanya geraknya saja yang melambat sambil mempertahankan suhu ruang sesuai yang diinginkan.

Hingga pada kenaikan suhu beberapa derajat bedanya dari yang ditentukan sebelumnya, kompresor inverter akan otomatis menyesuaikan laju pergerakannya untuk mengembalikan suhu kembali sesuai keinginan. Gerak otomatis dengan kecepatan dinamis yang menyesuaikan kebutuhan ini membuat kebutuhan total daya listrik sepanjang pengoperasian menjadi lebih rendah.

Anda sedang mencari AC yang paling tepat buat keluarga? Coba akses tautan berikut untuk mendapat pemahaman lebih mudah perbedaan di antara ketiganya.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Berita Rekomendasi

Advertorial LG
Cari Berita Lain Di Sini