TERUNGKAP! Rahasia Dibalik Cita Rasa Pedas Ayam Betutu Khas Bali

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 15 298 1776395 terungkap-rahasia-dibalik-cita-rasa-pedas-ayam-betutu-khas-bali-DrMuSk91dw.jpg

INDONESIA memiliki lebih dari 17 ribu pulau. Pulau-pulau yang terhampar di dalam negara kepulauan yang berada di kawasan Asia Tenggara ini, memiliki identitasnya masing-masing.

Sehingga, ketika menginjakkan kaki di salah satu pulaunya, para pengunjung akan merasakan perbedaan yang cukup kontras. Perbedaan tersebut pula yang menjadi identitas bagi masing-masing pulau.

Perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing pulau itu dapat berupa masakan tradisional, tradisi, ritual, bahasa hingga agama. Bagi para traveler mancanegara yang mengunjungi salah satu pulau di Indonesia, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi masakan tradisional yang hampir dimiliki oleh tiap daerah.

Cita rasa yang terdapat dalam masakan pun pastinya berbeda. Hal tersebut bisa terjadi karena perbedaan selera, alam, dan kebiasaan yang telah diajarkan oleh nenek moyang masing-masing. Ada masyarakat yang masakannya dominan manis, asin atau pedas. Semua itu merupakan bagian dari kebudayaan.

(Baca Juga: Kemenyan Ternyata Bumbu Rahasia Lezatnya Ayam Betutu Bali!)

Bali misalnya, para wisatawan mancanegara dan domestik belum sepenuhnya berlibur di Pulau Dewata ini jika tidak mencicipi ayam betutu khas Bali. Masakan tradisional yang menggunakan ayam sebagai bahan utamanya ini, memiliki cita rasa pedas yang unik. Mengapa unik?

"Nah, ayam betutu ini khasnya Bali banget, kalo buat wisatawan yang suka pedas, wah pasti suka ayam betutu ini, " ucap Agus, Travel Organizer Bali, kepada Okezone.

Ayam betutu ternyata memiliki dua varian penyajian, yang pertama ayam betutu disajikan dengan sedikit kuah kuning bercita rasa pedas dengan cabai yang digerus tidak terlalu halus, dan yang kedua ayam disajikan kering alias digoreng lengkap dengan sambal cabai merah mentah, sambal bawang gurih, kacang tanah goreng dan kangkung. Bagi wisatawan yang tidak terlalu menyukai makanan pedas, maka ayam betutu goreng bisa jadi pilihan.

(Baca Juga: Resep Spesial Pulau Dewata Ayam Betutu)

Ciri khas pedas yang dimiliki masakan tradisional Bali bisa dibilang cukup unik. Pasalnya, ketika kali pertama kuah menyapa lidah, yang terasa hanya rasa khas dan aroma dari rempah-rempah yang terkandung di dalamnya. Namun, dalam hitungan detik rasa pedas itu langsung menyergap dan menguasai seisi rongga mulut, terutama lidah. Lidah penikmat ayam betutu kuah akan sangat merasakan perbedaan sensasi pedasnya.

"Itu lah perbedaan pedasnya masakan khas tradisional Bali dengan daerah lain. Kalo masakan kita (Bali) ini banyak cabai Lomboknya. Cabai tersebut yang membuat rasa pedas muncul belakangan, tidak diawal seperti masakan pada umumnya. Jadi, pedas akan terasa semakin menggigit ketika sudah agak lama di dalam mulut," pungkasnya.

(Baca Juga: Lezatnya Ayam Betutu Khas Gilimanuk)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini