nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mempersingkat Waktu Pemuatan Bagasi, Bandara Changi Singapura Segera Terapkan Penggunaan Kacamata AR

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 11:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 15 406 1776430 mempersingkat-waktupemuatan-bagasi-bandara-changi-singapura-segera-terapkan-penggunaan-kacamata-ar-lU3PvOok0t.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

WALAUPUN telah ditetapkan sebagai bandara terbaik di dunia, tidak membuat Bandara Changi berpuas diri. Bandara yang terletak di Singapura itu terus melakukan pengembangan guna meningkatkan pelayanannya kepada penumpang yang akan bepergian dengan pesawat.

Baru-baru ini, pihak pengelola bandara mengeluarkan kebijakan tentang penggunaan kacamata augmented reality (AR) untuk petugas di bandara. Kacamata yang dirancang oleh perusahaan desain Vuzix dan AR Eon Reality itu bisa memberikan instruksi kepada staf yang bertugas mengontrol muatan pesawat.

BACA JUGA:

Petugas hanya perlu memindai kode QR virtual yang ada pada bagasi dan muatan. Setelah memindai kode, petugas dapat langsung melihat rincian berat muatan, memesan tempat untuk muatan, dan lokasi penempatan muatan di pesawat.

Petugas pusat kontrol juga dapat memantau proses pemuatan secara real-time karena adanya kamera yang terpasang di kacamata. Menurut Singapore Airport Terminal Services (SATS) selaku pihak pengelola bandara, dengan adanya penggunaan kacamata AR bisa mempersingkat waktu pemuatan bagasi.

"Teknologi baru ini dapat mengurangi waktu muat dari satu jam menjadi hanya 45 menit sehingga waktu tunggu penumpang di bandara menjadi lebih singkat. Saat ini kami memiliki tantangan terhadap informasi real time yang terbatas, karena hanya menggunakan walkie talkie. Pada waktu tertentu, suara pada alat tersebut kadang bermasalah sehingga sulit didengar," ujar Kelvin Chin, Wakil Presiden Proyek di SATS seperti yang dikutip dari Reader's Digest, Kamis (14/9/2017).

BACA JUGA:

Agar penerapan teknologi ini bisa berjalan lancar, pihak pengelola bandara melakukan pelatihan kepada 600 petugas bandara. Tujuannya agar petugas terbiasa menggunakan kacamata AR. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan di pertengahan tahun 2018, kacamata AR itu sudah bisa diaplikasikan secara menyeluruh.

Sebelumnya, Bandara Changi sudah melakukan beberapa kemajuan seperti meletakkan robot untuk menyambut penumpang di pintu gerbang. Selain itu, bila Anda berkunjung ke bandara ini, Anda akan menemukan taman seperti hutan, topiary berbentuk hewan, dan air terjun di dalam ruang tunggu penumpang.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini