nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

GAWAT! Virus Hepatitis Lebih Berbahaya dibandingkan Malaria, HIV hingga TBC

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 11:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 15 481 1776432 gawat-virus-hepatitis-lebih-berbahaya-dibandingkan-malaria-hiv-dan-tbc-y5DFZGxL0K.jpg Ilustrasi (Foto: Medscape)

HINGGA kini masih banyak orang yang belum menyadari bahaya dari penyakit hepatitis. Padahal penyakit yang menyerang hati tersebut merupakan penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Bahkan sebuah penelitian terbaru mengungkapkan virus hepatitis lebih berbahaya dibanding virus malaria, HIV, dan TBC karena menyebabkan kematian dini.

Di tahun 2016, tercatat virus hepatitis membuat 1,34 juta orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah yang meninggal karena virus TBC sebanyak 1,2 juta orang, virus HIV 1 juta orang, dan virus malaria 413 ribu orang.

Para peneliti mengatakan, terlepas dari kemajuan penemuan obat untuk hepatitis B dan C, virus hepatitis belum mendapatkan perhatian yang lebih tinggi. Penelitian tersebut memeringatkan lonjakan kasus virus hepatitis sebagian besar didorong oleh epidemi opioid.

BACA JUGA:

Hasil penelian yang diterbitkan oleh Global Health Metrics itu kemungkinan merupakan kumpulan data paling komprehensif mengenai hepatitis hingga saat ini.

"Hepatitis memiliki kekurangan karena tidak mendapatkan perhatian. Kami menduga bahwa hepatitis adalah masalah besar, namun belum memiliki data untuk memvalidasinya. Hal itulah yang melatarbelakangi kami melakukan penelitian. Setelah hasil penelitian keluar, terbukti virus hepatitis adalah epidemi besar dan cukup mengerikan," ujar Raquel Peck, CEO World Hepatitis Alliance yang menjadi salah satu pendukung di penelitian tersebut seperti yang dilansir dari Daily Mail, Jumat (15/9/2017).

Peck mengatakan, banyak alasan yang membuat penyebaran virus hepatitis begitu luas antara lain kurangnya prioritas, stigma yang berkembang, dan fakta bahwa virus hepatitis baru menimbulkan masalah kesehatan dalam jangka waktu paling lama 15 tahun. Menurutnya ada banyak bias yang perlu diatasi.

Virus hepatitis menyebabkan radang hati dan masalah kesehatan lainnya yang terkait. Jenis hepatitis yang paling banyak diderita oleh orang-orang di dunia adalah A, B, dan C.

BACA JUGA:

Hepatitis A adalah bentuk virus yang paling ringan dan umum serta bisa sembuh dengan sendirinya. Sedangkan berdasarkan data WHO di tahun 2015, sebanyak 257 juta orang telah terinfeksi virus hepatitis B. Perawatan yang baru dikembangkan adalah pengobatan untuk hepatitis B kronis karena bisa menyebabkan sirosis, gagal hati, atau kanker hati.

Sementara itu, di tahun 2014 telah ditemukan penyembuhan yang sangat efektif untuk hepatitis C. Hepatitis C menyebar saat darah yang terinfeksi dari satu tubuh seseorang masuk ke tubuh yang lain.

Hal ini dapat ditularkan melalui transfusi darah, prosedur medis, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Virus hepatitis jenis ini bukan hanya menyebabkan kematian tapi juga menciptakan infeksi baru.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini