nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Jangan Mudah Tergoda, Metode-Metode Diet Ini Berbahaya bagi Tubuh

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 16 September 2017 17:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 16 481 1777040 okezone-week-end-jangan-mudah-tergoda-metode-metode-diet-ini-berbahaya-bagi-tubuh-quhj2LLIdN.jpg Ilustrasi (Foto: Diethealthmag)

PROSES penurunan berat badan atau diet bisa dikatakan sebagai hal yang susah-susah gampang dilakukan. Sebab tak jarang seseorang yang sedang berusaha untuk mendapatkan berat badan sesuai keinginannya menemui berbagai godaan yang bisa membuat niat mereka goyah.

Godaan yang biasanya datang adalah orang di lingkungan sekitar membawa makanan favorit atau rasa malas untuk berolahraga. Padahal, agar diet bisa berhasil, seseorang harus menjaga pola makan dan berolahraga.

Baca Juga:

Mengingat proses diet bukanlah hal yang mudah, maka tidak heran bila ada orang yang beralih pada proses diet instan. Padahal, sebenarnya metode diet tersebut bisa membahayakan kesehatan tubuh. Menurut ahli gizi Jansen Ongko, M.Sc, R.D saat dihubungi Okezone melalui pesan elektronik, Sabtu (16/9/2017), inilah beberapa metode diet yang tidak disarankan untuk dilakukan;

1. Diet yang membatasi asupan makanan

Beberapa orang cenderung membatasi jumlah asupan makanannya ketika ingin menurunkan berat badan. Bahkan ada yang sampai mengurangi porsinya secara drastis. Kebanyakan berpikir semakin sedikit porsi makannya, maka semakin cepat berat badan turun. Padahal, pengurangan konsumsi makanan dalam jumlah yang terlalu besar bisa membuat tubuh kekurangan gizi penting yang dibutuhkannya. Hal itu berisiko membuat tubuh mengalami malnutrisi.

Baca Juga:

2. Diet yang mengeliminasi total suatu kelompok nutrisi

Banyak orang yang menganggap tidak mengonsumsi karbohidrat bisa membuat proses penurunan berat badan berjalan lebih cepat. Ada yang sama sekali tidak mengonsumsi karbohidrat bahkan gula sekalipun. Padahal, karbohidrat merupakan makronutrien penting yang diperlukan tubuh. Kekurangan karbohidrat dapat membuat seseorang merasa mudah lelah. Dalam proses diet, karbohidrat tetap harus dikonsumsi. Makanan yang perlu dibatasi adalah makanan yang banyak mengandung gula bukannya menghilangkan karbohidrat

3. Diet yang hanya mengonsumsi cairan

Beberapa metode diet yang cukup populer adalah liquid diet. Pelaku metode diet ini hanya meminum jus buah atau smoothies saja. Apapun tujuannya, metode diet ini seringkali menyebabkan tubuh kekurangan gizi terutama protein. Untuk itu, sebelum menerapkan metode diet ini ada baiknya memahami komposisi makronutrien pada makanan. Terlebih ada beberapa nutrisi yang tidak bisa didapatkan dari hanya sekadar mengonsumsi jus buah atau smoothie.

Selain itu, dikutip dari berbagai sumber, ada pula metode lain yang membahayakan tubuh, diantaranya;

4. Pil diet

(Foto: Dailymail)

Artis Kim Kardashian mengonsumsi pil diet untuk menurunkan berat badannya secara terjadi. Pil diet membuat tubuh tidak menyerap lemak atau melelehkan lemak. Selain itu, pil diet juga bisa menekan nafsu makan seseorang. Banyak remaja yang mulai menggunakan pil diet tersebut.

Padahal, penggunaan pil diet pada remaja dapat membahayakan kesehatan. Pil diet mengandung bahan kimia beracun yang bisa membuat ketidakseimbangan hormon. Selain itu, pil diet memiliki efek samping seperti peningkatan denyut jantung, pingsan, pendarahan, serangan jantung yang tidak biasa, kejang, dan stroke.

5. Tea detoxing

(Foto: Dailymail)

Banyak selebriti yang menerapkan metode diet ini, salah satunya adalah Nicki Minaj. Tea detoxing dipercaya bisa memurnikan dan mendetoksifikasi tubuh untuk menghancurkan kelebihan lemak di saluran cerna. Padahal, tea detoxing tidak berbeda jauh dengan obat pencahar.

Konsumsi tea detoxing jangka panjang bisa membuat perut kehilangan fungsi normalnya. Selain itu, pelaku diet juga akan bergantung dengan teh tersebut. Jika sudah begitu, jumlah atau kesimbangan bahan kimia di dalam darah berubah sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung, kelemahan otot, kerusakan hati, dan efek berbahaya lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini