nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Si Kecil Alergi Makanan, Harus Jalani Diet Apa Ya Moms?

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 16 September 2017 11:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 16 481 1777053 okezone-week-end-si-kecil-alergi-makanan-harus-jalani-diet-apa-ya-moms-AX0r5EBENR.jpg Ilustrasi (Foto: Momjunction)

SEORANG bayi dapat saja menderita alergi makanan yang membuat orangtuanya kebingungan. Nah, khusus bagi mereka ada dietnya yang harus diterapkan.

Biasanya makanan yang membuat si kecil alergi berupa produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan laut dan jenis lainnya. Saat bayi mendapatkan MPASI, orangtua disarankan memberi menu makan tunggal untuk tes alergi yang sederhana.

Saat si kecil alergi makanan biasanya mengalami reaksi berlebihan pada sistem kekebalan tubuh terhadap protein. Hal ini memang tidak membahayakan si kecil, tapi lebih membuatnya tidak nyaman.

Saat bayi mengalami reaksi alergi terhadap sesuatu makanan gejalanya mungkin muncul dalam hitungan menit atau berkembang beberapa jam kemudian.

Baca Juga:

Terkadang gejala muncul pada kulit dan termasuk gatal-gatal, bercak merah gatal, eksim, atau bengkak. Bayi Anda mungkin juga memiliki gejala gastrointestinal, seperti sakit perut, muntah, atau diare.

Kebanyakan anak dengan alergi makanan memiliki reaksi ringan. Jika bayi Anda alergi parah, gejalanya langsung muncul segera.

Pada alergi yang parah dapat menyebabkan mengi, pembengkakan pada wajah, termasuk bibir dan lidah), dan sulit bernapas. Kalau gejala ini muncul dan dapat mengancam jiwa yang disebut anafilaksis.

Baca Juga:

Kebanyakan anak-anak berhenti alergi terhadap makanan pada usia 5 tahun. Tapi pada jenis makanan seperti kacang-kacangan dan ikan justru bertahan lama.

Adapun faktor risiko alergi makanan pada bayi yakni bila orangtua atau saudara bayi memiliki alergi seperti eksim cenderung mudah mendapatkan genetiknya. Bila terjadi seperti ini orangtua harus membatasi makanan pada anak supaya tidak mengganggu pencernaannya.

Tapi seiring bertambahnya usia, risiko alergi dapat hilang dengan sendirinya. Di sinilah orangtua tak perlu cemas dan khawatir alergi kambuh ketika usia anak di atas 5 tahun. Demikian dilansir Babycenter, Sabtu (16/9/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini