Image

OKEZONE WEEK-END: Efek Negatif Salah Pilih Program Diet, Ternyata Dapat Mempengaruhi Psikis Seseorang

Annisa Aprilia, Jurnalis · Minggu 17 September 2017, 14:00 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 16 481 1777065 okezone week end efek negatif salah pilih program diet ternyata dapat mempengaruhi psikis seseorang HaRitLW3Ul.jpg Foto: ilustrasi

MEMILIKI berat badan berlebih dapat menjadi masalah bagi seseorang. Akan ada banyak masalah yang timbul dari berat badan berlebih. Mulai dari sulit menemukan ukuran baju yang pas, diejek teman-teman, jadi pusat perhatian, hingga tampak paling mencolok daripada yang lain.

Solusi yang sering terlintas di otak ketika hendak menghilangkan berat badan ialah diet. Ada banyak cara diet yang dapat dilakukan oleh seseorang. Namun, yang jadi masalah jenis diet kerap tidak sesuai dengan kebutuhan badan si pelaku diet. Akibatnya, muncullah masalah baru yang lebih serius.

BACA JUGA:

Masalah baru yang disebabkan oleh jenis diet yang tidak cocok bagi badan tersebut berpengaruh pada ketenangan jiwa (psikis) si pelaku diet. Dari berbagai jenis diet yang ada, mengurangi porsi makan hingga tidak makan lah yang serinngkali dilakukan, padahal cara tersebut sangat tidak benar dan dapat berbahaya bagi kesehatan dan otak.

“Diet dapat mempengaruhi psikis seseorang dilihat dari jenis diet yang dilakukan, nutrisi apa yang dimakan, serta yang paling parah itu tidak makan, yang jelas dapat mempengaruhi kualitas otak yang selanjutnya akan mempengaruhi kualitas daya pikir, mood dan perilaku si pelaku diet,” ucap Kassandra Putranto, Psikolog, ketika diwawancarai Okezone, Rabu (13/9/2017), melalui pesan singkat.

Bagi Anda yang memiliki bobot tubuh berlebih, memilih solusi untuk diet memang tidak ada salahnya. Namun, tentukan jenis diet yang cocok bagi tubuh Anda dan yang tubuh Anda butuhkan. Jangan sekali-kali mengikuti program diet yang dilakukan oleh orang lain, sebab kebutuhan setiap manusia berbeda-beda.

“Untuk sebagian orang terutama yang memiliki gangguan psikologis terkait perilaku makan, diet bisa jadi menimbulkan masalah baru. Misal, ketika mood terganggu seseorang dapat makan secara berlebihan (binge eating), atau justru malah tidak makan sama sekali (anorexia nervosa), ataupun ada juga yang bisa masuk makanan, tapi kemudian kembali dimuntahkan,” ucapnya.

Untuk itu, bagi Anda yang sungguh-sungguh ingin menurunkan berat badan, berdietlah dengan tepat. Diet yang tepat tersebut merupakan diet yang diatur sesuai dengan prinsip neuropsikologi dan diawasi oleh ahli gizi.

BACA JUGA:

“Solusi untuk menangani dari masalah gangguan psikologis terkait perilaku makan, ialah dengan mengunjungi psikolog yang memiliki kompetensi terkait. Jika ingin kurus, maka kuruslah dengan benar, jika ingin gemuk pun demikian, gemuklah dengan cara yang benar. Program diet yang dijalani harus di bawah pengawasan tim dokter dan psikolog,” tandas Kassandra.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini