nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

POP SUGAR: Nikmatnya Subbet, Makanan Khas Mentawai yang Manis Alami

Rus Akbar, Jurnalis · Senin 18 September 2017 10:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 18 298 1777974 pop-sugar-nikmatnya-subbet-makanan-khas-mentawai-yang-manis-alami-X1oh9HLdxC.jpg

MENTAWAI - Bentuknya bulat dan lonjong sebesar kepala tinju bayi dan sudah dilumuri kelapa parut. Itulah subbet, makanan khas Mentawai selain sagu.

Bagi warga Mentawai yang tinggal di Pulau Sipora dan Pagai Utara Selatan, subbet merupakan makan sehari-sehari sebelum ‘dijajah’ nasi. Namun, bagi penghuni Pulau Siberut, subbet juga dinikmati, tapi hanya saat ada upacara adat (punen).

Subbet merupakan paduan antara keladi (gettek) rebus, pisang (bagok) rebus dan kelapa (toitet) sehingga membentuk rasa yang manis-manis secara alami. Tak ada bumbu lain seperti garam dan gula, semuanya serba alami.

(Baca Juga: Yummy! Es Krim Ungu Cantik Ini Terbuat dari Ubi)

Untuk menghasilkan makanan yang lezat ini jauh dari zat kimia, Basani Sababalat (43), ibu rumah tangga di Dusun Mapaddegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Mentawai, menuturkan, pertama yang dilakukan adalah mengupas pisang kapok yang sudah masak tapi tidak terlalu lunak, kemudian mengupas keladi. Keduanya direbus biar matang dalam periuk bisa jadi memasaknya selama 30 menit kalau apinya bagus.

(Baca Juga: Kue Lupis Hingga Bikang Pandan, Camilan Manis Khas Indonesia Cocok untuk Teman Bersantai di Akhir Pekan)
(Baca Juga: Kue Lupis Hingga Bikang Pandan, Camilan Manis Khas Indonesia Cocok untuk Teman Bersantai di Akhir Pekan)

“Kalau sudah masak pisang dan keladi itu dikeringkan selama lima menit, nah kalau sudah semuanya barulah ditumbuk dengan peralatan khas Mentawai,” ujarnya.

Alat untuk menumbuk keladi dan pisang itu adalah tutudduk terbuat dari kayu sepanjang 30 sentimeter yang sudah dihalus, sementara lulak merupakan baki Mentawai terbuat dari kayu dengan ukuran setengah meter.

“Kalau sudah selesai atau sudah halus maka berikutnya dilakukan memarut kepala dengan gigiok, gigiok tersebut terbuat dari duri dihutan khusus untuk memarut kelapa,” terangnya.

(Baca Juga: Manis Gurih Dawet Selasih Pasar Gede yang Menyegarkan di Siang Hari)

Selesai memarut kelapa maka keladi dan pisang yang sudah ditumbuk halus dibuat bulat kemudian dibulirkan diatas kelapa biar kelapanya melengket dibulatan keladi dan kelapa. Kalau sudah selesai makan bisa dicicipi. Rasa yang begitu nikmat dan lezat dan manis-manis akan bisa menambah selera makan.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini