Wanita Ini Gugat Coffee Shop karena Ketumpahan Teh Panas Hingga Terluka dan Peliharaannya Mati

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Senin 18 September 2017 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 18 298 1778468 wanita-ini-gugat-coffee-shop-karena-ketumpahan-teh-panas-hingga-terluka-dan-peliharaannya-mati-HxkluMk18B.jpg Ilustrasi komplain (Foto: Community Table)

SEBUAH kecelakaan terjadi di coffee shop skala internasional, korbannya adalah wanita yang terluka parah dan seekor anjingnya juga mati. Penyebabnya karena teh panas yang tumpah sesaat setelah dipesan lewat layanan drive thru.

Dilansir dari Foodbeast, Senin (18/9/2017) seorang wanita asal Denver, Colorado, Amerika Serikat bernama Deanna Salas Solano menggugat coffee shop Starbucks atas luka bakar yang dideritanya dan kematian seekor anjing peliharannya. Wanita ini mengaitkan hal yang dideritanya karena disebabkan tutup teh panas yang longgar.

BACA JUGA:

Salas Solano menjelaskan kronologis yang dialaminnya. Ia mengatakan membeli teh panas di Starbucks, tapi karena gelas yang diberikan tidak lapisan kertas penahan panas, ia lantas merasa kepanasan dan secara spontan menumpahkannya. Sialnya, teh panas yang dipesannya justru tumpah menyiram tubuhnya.

Alhasil jadilah beberapa bagian tubuhnya terkena siraman air panas yang kemudian menyebabkan luka bakar. Saat itu juga anjing peliharaannya melompat ke arah Salas Solano yang otomatis terkena percikkan air teh panas.

Luka bakar juga dialami si anjing peliharaan sehingga membutuhkan penanganan dokter hewan. Sayang, meskipun telah ditangani di unit gawat darurat rumah sakit hewan, tapi akhirnya anjing ini tak tertolong dan menghembuskan napas terakhir.

Sementara luka yang dialami Salas Solano juga tak kalah parah, beberapa bagian permukaan kulitnya bahkan membutuhkan cangkok kulit untuk mengembalikan ke kondisi semula. Ternyata Salas Solano bukan satu-satunya korban tumpahnya minuman panas dari layanan drive thru.

Sebut saja misalnya kasus antara Liebeck vs McDonalds yang cukup menggegerkan dunia. Stella Liebeck menggugat perusahaan rantai makanan fast food ini setelah dirinya tertumpah kopi panas yang menyebabkan luka bakar cukup parah. Akhirnya pihak restoran membayar ganti rugi senilai lebih dari 480 ribu USD atau setara Rp 6,3 Miliar. Tak hanya itu, akhirnya menu kopi panas juga dihapuskan dari restoran skala internasional ini.

Sementara pada kasus Salas Solano, Ia mengklaim tidak diberikan lapisan kertas penahan panas, namun rekaman cctv menunjukkan gelas tehnya dilapisi kertas tersebut. Tapi tidak jelas apakah bagian tutup gelas tekunci dengan rapat. Sebenarnya Starbucks pernah juga mengalami tuntutan atas tumpahnya minuman panas karena penutupnya yang tidak rapat.

BACA JUGA:

Salas Solano menuntut Starbucks dengan ganti rugi sebesar 100 ribu USD atau sekira Rp 1,3 Miliar atas luka bakar yang dialami dan kematian anjingnya. Kasusnya masih bergulir dan belum mencapai titik final. Tapi sejarah mencatat, dalam kasus seperti ini pihak restoran tidak akan memenangkan kasus.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini