nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Uji Nyali di Wahana Rumah Hantu, Pria Ini Malah Meregang Nyawa

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 19 September 2017 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 18 406 1778164 ingin-uji-nyali-di-wahana-rumah-hantu-pria-ini-malah-meregang-nyawa-EzRvwAxuf8.jpg Taman Hiburan (Foto: Mirror)

BEBERAPA taman hiburan memiliki wahana rumah hantu yang seringkali menarik minat pengunjungnya. Rumah hantu merupakan wahana yang menguji nyali siapapun yang masuk. Untuk itu, apabila seseorang masuk ke rumah hantu, dia harus memiliki keberanian yang lebih. Akan tetapi, ternyata tak cukup hanya dengan sikap berani. Pengunjung rumah hantu harus lebih waspada dan berhati-hati.

Di dalam rumah hantu, berbagai atraksi biasanya menggunakan mesin. Mesin tersebut biasanya beroperasi setelah tuas atau tombol dikendalikan oleh manusia. Maka dari itu, ada beberapa area yang dilarang untuk dimasuki oleh pengunjung. Pengunjung pun harus lebih awas dalam memerhatikan tanda-tanda tertentu karena pencahayaan yang kurang di rumah hantu.

Baca Juga: Dubai Berencana Bikin Replika Venesia Lengkap dengan Gondola dan Ruang Bawah Laut

Baca Juga: Kantungi Puluhan Foto, Wisman Asal Thailand: "Sampai Jumpa Kembali Bali"

Kemarin, seorang pria meninggal di wahana rumah hantu Buried Alive. Pria tersebut meregang nyawa setelah ditabrak peti mati mekanik. Saat itu, pria yang diketahui memiliki nama keluarga Cheung tersebut baru masuk selama lima menit ke rumah hantu untuk melewati tur perjalanan.

Rumah hantu yang berada di kawasan Ocean Park, Hong Kong itu memang menawarkan sensasi pengunjungnya merasakan dikubur hidup-hidup dalam peti mati sebelum akhirnya bisa keluar dari peti mati setelah melewati labirin. Menurut pihak pengelola taman hiburan, pria tersebut sebenarnya sudah berhasil keluar dari peti mati. Hanya saja kemudian dia memasuki area yang terlarang.

Baca Juga: Dibalik Keindahan Pantai Changi, Tersimpan Seribu Kisah Misteri yang Mengerikan

Baca Juga: Kunjungi Tanah Lot dan Uluwatu, Turis Thailand Tersihir Pesona Bali

“Pria tersebut masuk ke area yang sebenarnya adalah tempat staf melakukan beberapa pekerjaan pemeliharaan. Sesuai dengan peraturan taman bermain, tempat tersebut tidak boleh dimasuki oleh pengunjung,” ungkap Eva Au Yeung Yee-wah, perwakilan dari Ocean Park seperti yang dikutip dari Mirror, Selasa (19/9/2017).

Setelah tertabrak peti mati, pria tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ruttonjee. Namun nyawa pria itu tidak tertolong dan meninggal kira-kira pukul 2 siang waktu setempat. Kejadian ini mendapat perhatian dari Pemerintah Hong Kong yang langsung melakukan penyelidikan dan penutupan sementara wahana rumah hantu.

“Penyelidik akan melihat apakah tanda-tanda yang diberikan oleh pihak pengelola taman hiburan di dalam taman hantu sudah terlihat jelas. Sebab, dalam keadaan gelap pengunjung akan ketakutan dan tidak tahu harus berjalan ke arah mana. Seharusnya area tersebut terkunci untuk umum atau dilengkapi dengan penerangan otomatis sehingga tanda bisa dilihat,” tutur Priscilla Leung Mei-fun selaku ketua dewan peradilan dan panel hukum dewan legislative Hong Kong kepada South China Morning Press.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini