3 Jenis Puasa Ini Bisa Jadi Cara Diet yang Menyehatkan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 18 September 2017 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 18 481 1777979 3-jenis-puasa-ini-bisa-jadi-cara-diet-yang-menyehatkan-uE0NAR2lcl.jpg Puasa (Foto: Dailymail)

MASIH menjadi polemik tersendiri, mana jenis diet yang paling baik. Tapi, jika Anda pernah menjajal semuanya, tentu Anda akan tahu mana yang paling cocok dengan tubuh Anda. Pertimbangannya pun melingkupi aktivitas dan juga lingkungan Anda tinggal.

Sebetulnya, ada cara diet yang tidak memerlukan banyak usaha untuk melakukannya. Adalah puasa. Bahkan, puasa dianggap salah satu cara hidup sehat yang dianjurkan Islam. Dengan berpuasa, berarti Anda membiarkan tubuh bagian dalam membersihkan racun secara alami. Nah, masalah berikutnya adalah, puasa seperti apa yang baik?

BACA JUGA:

Dalam Islam, Anda mengenal puasa Nabi Daud di mana dalam seminggu, ada dua hari wajib berpuasa. Jenis puasa ini pun ternyata serupa dengan apa yang disarankan kepala nutrisi di Healthspan Rob Hopson. Seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (18/9/2017).

Dalam konsep Rob, ada 3 (tiga) jenis puasa yang dianjurkan ahli gizi. Jenis puasa itu antara lain puasa 5:2, puasa 16:8, dan puasa 6:1. Ketiga jenis puasa ini pun memiliki karakteristiknya masing-masing. Dijelaskan lebih lanjut,berikut paparannya:

Puasa 5:2

Metode puasa ini mengharuskan Anda berpuasa dua hari dalam seminggu. Sebetulnya, tidak benar-benar kehilangan makanan di hari tersebut, tapi diupayakan adanya pembatasan kalori. Rob menganjurkan di dua hari berpuasa itu, Anda hanya mengonsumsi 500 atau 600 kalori (tergantung pada jenis kelamin Anda).

Puasa ini tapinya tidak untuk semua kelompok manusia. Mereka yang punya aktivitas padat dan sedang melakukan olahraga secara disiplin sebaiknya memikirkan jumlah kalori di dua hainya itu. Sebab, efek samping dari berpuasa adalah kelelahan dan kurang konsentrasi.

Puasa 16: 8

Puasa ini mengharuskan Anda berpuasa selama 14-16 jam dalam sehari dan dilakukan setiap hari. Itu berarti Anda hanya membutuhkan "waktu makan" sekitar 8 sampai 10 jam per hari.

Menerapkan puasa jenis ini berarti membatasi asupan makan tiga kali sehari Anda. Tapi, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah asupan makanan tidak boleh berlebihan juga. Karena Anda sedang melakukan diet, berarti asupan makanan tetap dalam takaran jumlah kalori yang tepat.

Dikatakan Rob, ini adalah metode puasa yang paling sederhana dan biasanya memperlihatkan hasil yang baik, asal tetap mengatur pola makannya. Namun, bagi Anda yang tidak bisa melewatkan sarapan, maka jenis puasa ini harus dipikirkan lebih lanjut. Sebab, puasa biasanya dilakukan sejak Anda terbangun dari tidur.

Namun, Rob menambahkan, ada trik sederhana agar Anda tidak kelaparan di pagi hari yaitu, dengan mengonsumsi teh hangat, kopi, atau teh herbal. Mengosnumsi ini dapat menjadi pengecualian juga!

Puasa 6:1

Puasa ini mengharuskan Anda berpuasa sehari full atau 24 jam tanpa makanan. Dilakukan sekali dalam seminggu. Jangka waktunya sebetulnya bisa dilonggarkan dengan sekali dalam dua minggu, tambah Rob. Namun, bagi penderita lemah hati, Rob sangat tidak merekomendasikan!

Awal Anda melakukan puasa ini mungkin baik-baik saja. Tapi, pada beberapa orang, mereka menjadi sangat lapar menjelang sore. Selain itu, dampak lain dari puasa ini adalah perubahan suasana hati, pusing, dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi. Maka dari itu, Rob tidak menganjurkan puasa jenis ini juga untuk mereka yang punya aktivitas super padat.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini