nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menakjubkan! Tebing di Gunung Gandeng Mengeluarkan Puluhan "Telur", Nih Foto-Fotonya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 09:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 20 406 1779425 menakjubkan-tebing-di-gunung-gandeng-mengeluarkan-puluhan-telur-nih-foto-fotonya-ePnig5WJ0o.jpg

JANGAN salah, tidak hanya unggas yang bertelur! Ternyata, benda mati pun bisa. Salah satunya tebing.

Mungkin Anda masih belum percaya bahwa tebing bisa bertelur. Tapi, di China, tepatnya di kawasan Gunung Gandeng yang terletak di daerah otonomi Qiannan Buyi dan Miao di Provinsi Guizhou. Nama tebing itu adalah Chan Dan Ya.

Tebing yang memiliki tinggi 5,7 meter dan panjang 19,8 meter itu selalu menghasilkan batu berbentuk bulat seperti telur setiap 30 tahun sekali. Bagaimana bisa?

(Baca Juga: Capuchin Catacombs, Wisata Angker Menyaksikan 8.000 Mumi Dipajang di Etalase)

Menurut banyak pendapat, salah satu pembentuk telur tersebut adalah erosi. Jadi, erosi berat pada tebing itu membentuk permukaan yang tidak rata dan memunculkan lusinan batu berbentuk telur dalam berbagai ukuran. Bagian-bagian lain dari tebing yang terus tergerus membuat ‘telur batu’ itu semakin terlihat, bahkan terlepas dari rongga alaminya.

Dilansir dari Oddity Central, Rabu (20/9/2017), selama bertahun-tahun, warga Desa Gulu yang paling dekat lokasinya dengan tebing aneh itu merasa heran. Mereka selalu menemukan batuan bulat yang sangat halus permukaannya di bawah tebing itu.

Dari keterangan mereka juga didapati informasi bahwa pertumbuhan atau kemunculan telur tersebut setiap 30 tahun sekali.

Di kepercayaan warga Gulu juga ada yang menyatakan bahwa batu tersebut bisa membuat seseorang kaya atau dalam bahasa sehari-hari batu itu menjadi jimat. Tak hanya kekayaan tetapi juga keberuntungan tak henti-henti bisa dirasakan seseorang yang berhasil memiliki "telur" dari tebing tersebut.

Karena kepercayaan itu, akhirnya telur di tebing tersebut semakin lama semakin habis. Diperkirakan sampai saat ini, telur yang masih tersisa sekitar 70 buah.

Sementara itu, terkait dengan pengujian jenis batu tersebut, sebuah uji geologi pernah dilakukan. Hasilnya adalah tebing Chan Dan Ya terbentuk selama periode Kambrium atau sekitar 500 juta tahun yang lalu.

(Baca Juga: Arctic Henge Islandia, Monumen Unik Si Penyembah Pulau)

Diperkirakan tebing itu bagian dari Gunung Gandeng, terbentuk dari batu kapur biasa yang banyak ditemukan di wilayah lainnya di Bumi.

Menurut pakar geologi, perbedaan waktu yang dibutuhkan untuk setiap jenis batu untuk terkikis yang menyebabkan munculnya batu berbentuk telur itu. Meski demikian, masih belum diketahui bagaimana bebatuan itu muncul dalam bentuk bulat mulus atau bagaimana wilayah geologi setengah miliar tahun bisa mengandung formasi batuan berkapur.

(Baca Juga: Berburu Foto Mitos Pohon Pengantin Salatiga)

Lebih lanjut, pada 2009, direktur biro pariwisata setempat Yang Shengjia mendorong masyarakat untuk mengunjungi Chan Dan Ya. Dalam keterangannya, dia mengatakan bahwa wisatawan akan 'tercengang' melihat tebing bisa bertelur.

Menurut Anda bagaimana? Pengin bawa satu juga atau sekadar foto? Lebih baik menjaga kekayaan alam, ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini