nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TAHUN BARU ISLAM: Suro di Puncak Gunung Lawu, Tradisi & Budaya Tidak Lekang oleh Waktu

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 21 September 2017 20:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 20 406 1779875 tahun-baru-islam-suro-di-puncak-gunung-lawu-tradisi-budaya-tidak-lekang-oleh-waktu-zhIDtlKcg7.jpg Tradisi malam 1 suro di puncak gunung lawu (Foto:Instagram/super_mikha)

GUNUNG Lawu tak bisa dipisahkan dari tradisi masyarakat Jawa setiap bulan Suro atau 1 Muharram.

Gunung yang memisahkan dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, selalu ramai dikunjungi masyarakat. Baik dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sendiri, maupun dari luar kota Karanganyar.

Seperti halnya Suro tahun ini. Jalan menuju arah Tawangmangu, Karanganyar, dimana letak Gunung Lawu berada, mulai dipadati masyarakat yang hendak menghabiskan malam pergantian Tahun Baru Islam.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl ini dipercaya gunung tertua di pulau Jawa. Selain dipercaya sebagai gunung tertua di Pulau Jawa, Gunung Lawu pun dipercaya sebagai salah satu poros atau sumber budaya Jawa.

Maklum, dibandingkan gunung lainnya di Indonesia, hanya Gunung Lawu yang memiliki tiga puncak. Sehingga tak heran bila Gunung Lawu dianggap memiliki misteri tersendiri yang belum terungkap.

BACA JUGA:

Jelang Halloween, Harry Potter Studio di London Siapkan Sesi Makan Malam ala...

Wanita Ini Gugat Coffee Shop karena Ketumpahan Teh Panas Hingga Terluka dan...

Tak heran, bukan hanya para pecinta alam yang mendaki puncak Lawu. Namun juga berbagai masyarakat atau pelaku ritual dan penganut kepercayaan.

Sarwoko (55) salah satu warga Mojosongo, Solo, Jawa Tengah mengatakan, dirinya masih mempercayai adat nenek moyang leluhurnya. Sehingga setiap bulan Suro dirinya selalu naik ke puncak Lawu.

"Setiap Suro saya naik ke puncak Lawu. Bukan untuk menghabiskan malam pergantian tahun baru hijiriah saja, terus terang saya melakoni (melakukan ritual) di puncak Lawu,"ungkap Sarwoko saat ditemui Okezone ditengah persiapannya mendaki Lawu, di pintu masuk Cemoro Kandang, Rabu (20/9/2017).

Menurut Sarwoko, biasanya dirinya berada di atas Gunung Lawu hingga enam bulan. Selama di puncak, Sarwoko mengaku melakukan ritual-ritual. Ritual pertama, dilakukan di puncak Gunung Lawu yakni di Hargo Dalem atau Hargo Dumiling.

Di puncak, biasanya dirinya mandi di salah satu sumber air di puncak Lawu yakni Sendang Drajad. Selain itu mereka akan bersemedi sambil membakar dupa dan menabur bunga di lokasi yang dianggap keramat misalkan pamoksan (tempat menghilangnya) Prabu Brawijaya V.

Sarwoko mempercayainya, Bagi jika melakukan ritual berdoa pada Yang Maha Kuasa ke Gunung Lawu pada saat bulan Suro agar diberikan keberkahan, ketentraman hidup, kesehatan keselamatan dan kebarokahan dalam menjalani kehidupan selama setahun ke depan.

 

"Enam bulan saya ada di atas. Selama di atas, saya melakukan ritual di tempat-tempat kramat. Ini bukan musrik, tujuannya hanya satu untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa. Hanya caranya dilakukan di atas gunung," terangnya.

Sarwoko juga menjelaskan tradisi itu sudah ada sejak ratusan tahun lalu, bahkan dari Kraton Solo dan Ngayogyakarta juga melakukan ritual larung sesaji di puncak Gunung Lawu.

Dan mereka biasa melakukan ritual tersebut yang dinilai justru menambah tali silaturahmi. Karena bertemu banyak orang dari berbagai daerah dengan tujuan sama ke puncak Lawu.

BACA JUGA:

Bikin Kaldu Ayam Lebih Kaya Rasa dan Kental? Simak Trik Mudahnya Berikut Ini!

Manjakan Lidah dengan Mi Jawa yang Kaya Rempah atau Hidangan Pasta Blackpepper...

"Orang Jawa punya tradisi sendiri. Dan itu sudah turun temurun. Banyak masyarakat yang lakukan ritual doa ke puncak Lawu," jelas Sarwoko, Rabu (20/9/2017).

Selain para pendaki ritual, Gunung Lawu pun banyak dikunjungi para pendaki yang benar-benar ingin menikmati keindahan alam dari puncak Gunung Lawu.

Apalagi, hanya di Gunung Lawu, satu-satunya gunung yang memiliki warung dipuncaknya. Dan, setiap Suro, warung yang buka 24 jam ini selalu ramai disinggahi para pendaki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini