nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada! Melahirkan Anak Pertama di Atas Usia 30 Tahun, Wanita Lebih Rentan Terkena Kanker Payudara

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 15:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 20 481 1779697 waspada-melahirkan-anak-pertama-di-atas-usia-30-tahun-wanita-lebih-rentan-terkena-kanker-payudara-qqlkhUNtNw.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KANKER payudara bisa menyerang semua orang, tak terkecuali laki-laki. Namun kasus ini lebih sering dialami oleh perempuan.

Faktor pemicu kanker payudara pada perempuan cukup banyak. Termasuk gaya hidup yang dijalani oleh orang tersebut.

Saat ini, perempuan yang lebih mengutamakan karier bisa mengabaikan kehidupan pribadinya. Sehingga menunda pernikahan adalah hal yang biasa terjadi di lingkungan sekitar. Padahal, semakin lama menunda pernikahan dapat membuat Anda semakin lama memiliki anak.

Jika Anda melahirkan anak pertama di usia lebih dari 30 tahun, maka risiko kanker payudara lebih tinggi daripada perempuan yang melahirkan anak pertama di bawah usia 30 tahun.

"Sekarang semakin maju di mana wanita karier mungkin berkeluarga di usia 30 tahun ke atas. Padahal di usia itu insiden (kanker payudara) mulai tinggi. Jadi sebenarnya sebelum 30 tahun harus mulai memikirkan punya anak dan menyusui," jelas dr. Bob Andinata, SpB(K)Onk saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa 19 September 2017.

Lalu apa hubungannya melahirkan anak pertama di atas usia 30 tahun dapat meningkatkan risiko kanker payudara? Menurut dr. Bob, pada saat masuk ke dalam fase menyusui, maka hormon estrogen dalam tubuh perempuan akan berkurang dan berganti menjadi hormon laktasi.

Ia juga menyebut bahwa hormon estrogen adalah biang keladi dari kanker payudara. Sehingga akan lebih baik jika seorang perempuan memproduksi hormon laktasi sebelum usia 30 tahun.

"Begitu menyusui di atas 2 tahun, hormon estrogen berkadar rendah. ASI adalah obat paling bagus mencegah kanker payudara," tegas dr. Bob.

Ia menambahkan, usia di atas 30 tahun adalah usia di mana wanita lebih berisiko terkena kanker payudara. Semakin banyak faktor pemicunya, maka semakin tinggi pula risiko akan kanker payudara pada seseorang.

"Di atas 30 tahun risikonya bertambah. Tidak punya anak bertambah lagi risikonya. Tidak menyusui, bertambah lagi," ujarnya.

Selain usia dan faktor pemicu yang disebutkan di atas, faktor pemicu lainnya adalah penggunaan KB hormonal. Program KB yang dilakukan baik dalam bentuk pil, suntik, maupun susuk sebaiknya tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

"Penggunaan KB hormonal, pil, suntik diusahakan jangan sampai 10 tahun. Bahkan di atas 5 tahun sudah lampu kuning," tandas dr. Bob.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini