Catat! Jangan Gunakan Margarin Jika Sudah Muncul 3 Tanda Ini, Perhatikan Warnanya

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Selasa 26 September 2017 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 25 298 1782739 catat-jangan-gunakan-margarin-jika-sudah-muncul-3-tanda-ini-perhatikan-warnanya-JZyDPJbP6f.jpg Tanda Margarin yang sudah kedaluarsa (Foto:Otddigest)

PUNYA hobi baking memang menyenangkan, banyak kreasi kue manis yang bisa dibuat. Sebagai salah satu komposisi utama dalam membuat ragam kue, margarin sudah pasti jadi stok di dapur.

Jika intensitas memanggang tidak terlalu sering sebaiknya jangan menyimpan margarin dalam jumlah terlalu banyak karena meskipun awet disimpan lama, margarin termasuk bahan yang rentan rusak. Pastry Chef Ucu Sawitri saat ditemui Okezone di Jakarta, memberikan 3 tanda margarin sudah tidak layak pakai. Catat dan kenali cirinya agar tidak termakan karena akan menjadi berbahaya bagi tubuh.

BACA JUGA:

Alamak Sedang Asyik Santap Hot Pot, Pria Ini Kemasukan Tikus!

Wow, Chrissy Teigen Siap Tukar Celana Dalam John Legend dengan Pisang Matang

Warnanya pudar

Ciri pertama yang ditunjukkan saat margarin sudah tidak layak makan adalah warnanya yang memudar. Secara alami, margarin memiliki warna kuning cerah ketika warnanya memudar menjadi pucat dan cenderung putih itu artinya margarin sudah terkena oksidasi. Semakin lama disimpan semakin pucat juga warnanya. Jika tetap digunakan untuk membuat kue, margarin tidak akan bekerja optimal sehingga kue akan terasa hambar dan tidak beraroma.

Bau tengik

Ciri selanjutnya adalah margarin akan mengeluarkan bau tengik saat terlalu lama disimpan. Bau tengik ini berasal dari bakteri yang mengontaminasi margarin. Saat margarin berbau tengik bahkan cenderung membuat mual sebaiknya jangan nekat menggunakannya karena ini tanda jika margarin sudah tidak layak pakai. Bukan hanya akan merusak kue tapi juga akan mengganggu sistem pencernaan.

BACA JUGA:

Mengenal Ragam Oleh-Oleh Khas Betawi, Biji Ketapang Salah Satu yang Populer

Berjamur

Karena bersifat basah, margarin mudah rusak dan terkontaminasi bakteri. Lahan yang basah membuat bakteri dengan cepat tumbuh. Ciri margarin yang sudah berjamur adalah munculnya titik-titik hitam pada permukaan margarin. Semakin lama jamur didiamkan maka jamur akan menjadi seperti lumut. Ini tanda titik pusat kerusakan pada margarin. Jika menemukan margarin sudah berjamur sebaiknya langsung dibuang. Penyebab utama tumbuhnya jamur adalah karena penggunaan alat masak yang tidak higienis. Jadi jika ingin margarin tahan lama, pastikan alat makan yang digunakan untuk mengambil margarin sudah dalam keadaan bersih dan kering.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini