nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlalu! Puluhan Ribu Turis Tertipu Papan Penunjuk Arah

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 25 September 2017 19:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 25 406 1782776 terlalu-puluhan-ribu-turis-tertipu-papan-penunjuk-arah-S42KVLYTac.jpg

LIBURAN merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Selain menenangkan pikiran, dengan berlibur kita bisa mendapatkan hal baru.

Berinteraksi dengan warga sekitar dan menemukan tempat wisata baru contohnya. Bila Anda ingin menjelajah tempat wisata baru, tentulah Anda membutuhkan banyak informasi. Terlebih jika lokasi berlibur baru Anda datangi pertama kali.

Hal yang menjadi acuan seseorang untuk menemukan tempat wisata adalah peta, informasi warga sekitar, dan papan penunjuk arah di jalan. Tapi apa jadinya jika papan penunjuk arah itu memberi tahu arah yang salah? Hal itu tentu akan membuat Anda bingung dan membuang waktu dengan percuma

Kejadian ini dialami setidaknya oleh 87.000 orang yang berkunjung ke Selandia Baru setiap tahun. Papan penunjuk arah di berbagai titik ternyata memberikan petunjuk yang salah. Hal ini terungkap saat wisatawan dari Skotlandia melakukan perjalanan wisata mengandalkan papan penunjuk arah tersebut.

(Baca Juga: Nekat Mendaki Batu Keramat, Tiga Turis Tersesat)
(Baca Juga: Nekat Mendaki Batu Keramat, Tiga Turis Tersesat)

Wisatawan yang tidak mau disebutkan namanya itu memulai perjalanan dari Stirling Point, salah satu titik paling selatan di negara yang berdekatan dengan Australia tersebut. Dia secara khusus mencatat penanda untuk tujuan Cape Reinga dan Wellington arahnya berlawanan. Padahal keduanya sama-sama berada di bagian utara. Tak sampai di situ, jarak dalam kilometer pada papan ternyata juga berbeda.

Mengetahui hal tersebut, pejabat setempat akhirnya melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah benar terjadi kesalahan pada papan penunjuk arah. Hasilnya memang terdapat kesalahan pada papan tersebut. Bahkan bukan hanya ke Cape Reinga dan Wellington saja yang salah, melainkan juga beberapa tempat lain yaituHobart, Sydney dan Oban juga salah.

(Baca Juga: Tersesat, 2 Wisatawan Salahkan Google Maps)

Walikota Invercargill berjanji untuk mengganti penunjuk pada papan tersebut meskipun belum diketahui kapan akan dilakukan. "Saya telah mendapat beberapa komentar dari para wisatawan yang tersesat. Komentar mereka telah saya sampaikan kepada pihak yang berwenang, namun sepertinya tidak ada yang bisa dilakukan," katanya kepada radio Newstalk ZB seperti yang dikutip dari Daily Mail, Senin (25/9/2017).

"Padahal kedua tempat tersebut adalah daya tarik wisata yang terbesar dan saya rasa wisatawan tidak suka bermain-main jika terjadi kesalahan. Jaraknya memang hanya beberapa ratus mil, tapi bisa menyesatkan wisatawan dan membuat mereka berakhir berada di jalan buntu,” tambahnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini