Awas, Konsumsi Obat Asma Ini Bisa Sebabkan Masalah Mental

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 25 September 2017 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 25 481 1782509 awas-konsumsi-obat-asma-ini-bisa-sebabkan-masalah-mental-qTUCSnN9xt.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

TIDAK ada orang yang bisa menolak datangnya suatu penyakit. Bahkan pada orang yang sudah menjaga kesehatannya dengan berolahraga dan mengatur pola makan sekalipun. Beberapa penyakit ada yang bisa langsung sembuh bila diobati.

Tapi ada juga penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan hanya bisa dikendalikan oleh obat, salah satunya adalah asma. Asma adalah penyakit yang bisa diderita siapa saja, termasuk anak-anak.

Para penderita asma harus selalu membawa obat ke manapun mereka pergi. Sebab sesak napas bisa datang kapan saja terutama bila mereka kelelahan atau berada dalam lingkungan yang tidak mendukung. Obat yang biasanya dibawa adalah inhaler karena cukup praktis. Namun masih ada obat yang lain yaitu montelukast.

Baru-baru ini, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa obat montelukast berbahaya untuk anak-anak. Obat tersebut bisa menyebabkan mimpi buruk dan masalah kesehatan mental lainnya. Sebelumnya, obat ini telah dikaitkan dengan fakta bahwa kinerjanya kurang efektif dan menimbulkan reaksi yang merugikan.

Peneliti dari University of Groningen, Belanda menganalisis reaksi obat terhadap orang dewasa dan anak-anak. Dari hasil analisis, ternyata obat ini menimbulkan alergi angiitis granulomatosa, sebuah penyakit autoimun yang sangat langka.

Penyakit ini bisa menyebabkan radang pada pembuluh darah yang berukuran kecil dan sedang pada sistem pernapasan. Akibat yang paling parah adalah penyakit jantung dan kerusakan ginjal stadium akhir.

Para peneliti mengatakan, kebanyakan orang yang dianalisis tidak memiliki gejala penyakit autoimun tersebut sampai mereka mulai minum obat. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengambil kesimpulan bahwa montelukast merupakan pemicu penyakit autoimun. Fakta lain yang ditemukan adalah orang yang mengonsumsi obat tersebut lebih rentan terhadap masalah kesehatan neurologis seperti depresi dan mimpi buruk.

Tentunya hal ini berbahaya bagi orang-orang yang terkena asma. Sebab, depresi dan asma bisa membuat kualitas hidup seseorang menjadi lebih rendah. Walau begitu, peningkatan gejala depresi akibat obat tersebut pada penderita asma memang memerlukan penelitian yang lebih lanjut. Peneliti memberi saran pada para dokter agar memerhatikan potensi risiko dari obat montelukast sebelum meresepkannya pada pasien mereka.

"Karena tingginya gejala neuropsikiatrik, terutama mimpi buruk akibat mengonsumsi montelukast pada anak-anak dan orang dewasa, dokter harus mendiskusikan kemungkinan kejadian buruk ini dengan pasien dan orangtua," kata Meindina Haarman, penulis utama studi penelitian seperti yang dikutip dari Daily Mail, Senin (25/9/2017).

Sebelum ada penelitian ini, montelukast dikenal sebagai obat blockbuster. Sebab, produsen telah berhasil menjual obat dalam juimlah fantastis setiap tahunnya di seluruh dunia yaitu lebih dari $ 5 miliar obat. Di Amerika Serikat, obat ini digunakan oleh 9 juta orang selama tahun 2012 sampai 2014.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini