nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Kepala Usai Bercinta, Bahaya atau Tidak?

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 02:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 26 481 1783268 sakit-kepala-usai-bercinta-bahaya-atau-tidak-6qHdqeVGKq.jpg Kepala Pusing (Foto: Thehealthsite)

BERCINTA merupakan salah satu pengalaman terindah bagi pasangan suami istri. Apalagi kalau Anda berdua berhasil orgasme. Tapi pernahkah Anda mengalami sakit kepala usai mencapai klimaks? Normalnya, sebagian orang pernah mengalami sakit parah setelah melakukan hubungan intim. Kondisi ini dikenal sebagai cephalalgia coital.

Sakit kepala seperti in dapat terjadi baik pada saat orgasme atau ketika penetrasi. Tapi banyak orang menderita sakit kepala setelah orgasme. Peneliti menyebutkan, pria lebih rentan menderita sakit kepala daripada wanita. Selain itu, mereka yang menderita gula darah rendah juga sangat berisiko mengalami sakit kepala saat bersenggama.

Karena membuatnya tak nyaman, pasangan suami istri malah menghindari bercinta. Padahal cara itu tidak boleh dilakukan loh.

Perlu diingat, rasa sakit kepala yang muncul setelah berhubungan seks ini tidaklah berbahaya bagi diri Anda. Namun, perhatikan gejala lain seperti muntah, pingsan atau leher kaku selama berhari-hari.

Pada beberapa orang, memang sakit kepala bisa jadi tanda adanya hal lain yang serius. Misalnya, sakit kepala juga bisa menjadi tanda adanya stroke, aneurisma atau masalah arteri serviks. Jadi, konsultasikan ke dokter untuk sembuh dengan mendapatkan penanganan yang cepat.

Di sisi lain, Anda juga dapat melakukan pencegahan agar terhindar dari rasa sakit kepala yang nyeri. Caranya yakni dengan mengonsumsi makanan tertentu yang menyehatkan.

Dokter menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan yang kaya magnesium. Seperti ada pada sayuran hijau, kacang mete, kacang almond dan alpukat bisa membantu mencegahnya.

Terlepas dari itu, Anda harus mengenal tipe terjadinya sakit kepala yang mungkin pernah Anda alami. Simak ulasannya berikut ini, dilansir Boldsky, Rabu (27/9/2017).

Tipe ke-1

Pada beberapa orang, sakit kepala dialami pertama di bagian leher dan kepala saat klimaks. Pada kasus yang fatal, seseorang juga dapat mengalami sakit kepala ringan hingga berubah berat yang disertai rasa nyeri.

Tipe ke-2

Dalam kasus lain, sakit kepala bisa menyerang tiba-tiba setelah orgasme. Sakit kepala ini ditandai dengan rasa berdenyut-denyut. Sebaiknya, Anda bisa segera istirahat untuk mengurangi rasa sakitnya.

Tipe ke-3

Ada lagi jenis sakit kepala lain yang terjadi setelah hubungan intim. Saat berdiri, penglihatan mata Anda berbayang dan kepala rasanya kunang-kunang. Tubuh Anda juga mendadak lemas dan bisa terjatuh bila tak dicegah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini