nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wajah Berjerawat? Jangan Salah Kaprah, Beda Jenis Beda Penanganannya Lho!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 12:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 27 481 1783863 wajah-berjerawat-jangan-salah-kaprah-beda-jenis-beda-penanganannya-lho-JPmgywQdhZ.jpg Beda jerawat beda juga penanganannya (Foto:Drbailey)

JERAWAT, setiap orang pasti pernah mendapatinya pada wajah mereka. Ketika remaja bahkan sampai dewasa, terkadang jerawat masih saja menjangkit wajah. Jerawat yang terdapat di wajah seseorang akan berbeda dengan orang yang lainnya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Sebab, jenis jerawat pun berbeda-beda dan cara untuk menyingkirkannya juga berbeda.

Melansir dari Cosmopolitan, Rabu (27/9/2017), jerawat adalah kondisi kulit yang paling umum dirasakan oleh kalangan anak-anak muda, tapi tidak menutup kemungkinan juga dapat menjangkit orang dewasa. Dalam survei yang dilakukan oleh Seventeen terhadap lebih dari 1.000 pembaca, sebanyak 93 persen dari mereka mengatakan pernah memiliki jerawat.

Adanya jerawat tentu dapat mengganggu penampilan dan keindahan wajah seseorang. Terkadang dengan adanya jerawat, seseorang jadi kehilangan rasa kepercayaan diri. Nah, untuk itu agar dapat tampil maksimal dalam menjalani kegiatan sehari-hari berikut cara menyingkirkan jerawat sesuai dengan jenisnya, dilansir dari Cosmopolitan, Rabu (27/9/2017).

BACA JUGA:

Sakit Kepala Usai Bercinta, Bahaya atau Tidak?

Wanita Bisa Multiple Orgasme, Pria Perlu Lakukan 4 Trik Ini

1. Cystic Acne

Jenis jerawat ini merupakan jerawat yang berada di bawah kulit. Ketika pori-pori tersumbat dan pecah di bawah kulit, tubuh Anda mencoba untuk menghentikan bakteri yang keluar dari pori-pori dengan membentuk benjolan pelindung di sekitarnya, yaitu jerawat. Jenis jerawat ini tidak memiliki celah atau kepala dan bisa ada dalam wajah selama berminggu-minggu.

Cara mengobatinya, untuk mengurangi jumlah bakteri P.acnes cobalah melakukan pengobatan peroksida benzoyl OTC yang terdapat dalam produk perawatan jerawat. Rawat juga dengan produk yang mengandung retinoid dan Aczone 7,5 persen yang merupakan perawatan sehari sekali yang dirancang untuk mengobati peradangan tanpa menyengat kulit. Jika tidak juga berhasil, konsumsilah obat peradangan dari dalam ke luar dengan antibiotik oral seperti doksisiklin atau minocycline. Namun, pengonsumsian antibiotik ini bukanlah solusi jangka panjang karena dapat menyebabkan resistensi bakteri.

 

2. Komedo

Komedo merupakan titik-titik hitam yang kerap tampak di zona T wajah Anda. Komedo mirip dengan whiteheads. Komedo bisa ada di wajah karena ada pori-pori yang tersumbat, tapi tidak tertutup oleh kulit. Ketika minyak dan sel-sel mati terkena oksigen, mereka akan berubah menjadi gelap warnanya dan itulah alasan komedo tampak hitam, penjelasan ini dipaparkan oleh ahli dermatologi Dendy Engelman, MD.

Agar wajah kembali berseri tanpa komedo, Anda dapat menggosok wajah dengan produk scrub wajah untuk menyingkirkan kulit mati dan komedo juga dapat dihilangkan.

 

3. Whiteheads

Whiteheads sebenarnya mirip dengan komedo, namun berwarna putih. Whiteheads ada karena pori-pori tersumbat ditutupi lapisan tipis kulit. Kulit tersebut melindungi jerawat dari oksigen, dan warna putih atau kekuningan yang tampak pada wajah merupakan minyak dan sel kulit mati.

Tapi, jangan khawatir whiteheads dapat dihilangkan dengan cara merawat wajah dengan produk yang mengandung belerang, asam salisilat. Kedua ramuan tersebut dapat mengurangi minyak dan penyumbatan pori-pori serta meminimalkan pembengkakan.

BACA JUGA:

Hot! 10 Seleb Dunia Buka-bukaan Cerita Aktivitas Seksualnya, Ada Kim Kardashian...

Bahaya Kesehatan yang Mengintai di Balik Penggunaan Tisu Toilet

 

4. Jerawat Hormonal

Keadaan hormon yang naik-turun juga dapat menyebabkan jerawat. Fluktuasi hormonal tersebut menghasilkan minyak dan pori-pori dapat tersumbat. Pori-pori yang tersumbat bisa muncul seperti whiteheads atau benjolan di dagu dan rahang.

Cara mengobati jerawat jenis ini Anda bisa menggunakan estrostep dan ortho tri cyclen yang disetujui FDA untuk mengobati jerawat. Jika hal tersebut tidak bekerja, gunakan spironolakton yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah kardiovaskular. Dr. Zeichner mengatakan meskipun tidak disetujui FDA untuk mengobati jerawat, namun dalam dosis rendah, obat ini bisa menghalangi androgen dan produksi minyak yang berlebih.

Akan tetapi, agar lebih aman lagi, sebaiknya pergilah ke dokter kulit jika memang memiliki kasus jerawat yang cukup menjengkelkan. Jangan sampai salah pengobatan, karena tentu akan berdampak buruk bagi tampilan wajah Anda. Pergilah ke dokter kulit yang mutunya terjamin, sehingga jerawat dapat teratasi dengan baik.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini