nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cari Tahu Penyebab Tekanan Darah Rendah, Makan Salah Satunya!

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 02 Oktober 2017 14:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 02 481 1787021 cari-tahu-penyebab-tekanan-darah-rendah-makan-salah-satunya-ZpxWNT1xGA.jpg Ilustrasi (Foto: Medylife)

TEKANAN darah dapat berubah kapan saja tergantung dari aktivitas yang dilakukan dan makanan yang dikonsumsi. Akan tetapi, tekanan darah berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Sebut saja seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi bisa terkena serangan jantung. Selain tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah juga bisa membawa masalah.

Tekanan darah rendah atau hipotensi umumnya tidak membawa masalah apabila seseorang tidak mengalami gejala yang berat. Berbeda halnya jika tekanan darah terlalu rendah, hal itu bisa mengakibatkan gangguan jantung dan kegagalan organ yang serius. Hal itu dikarenakan oksigen dan nutrisi tidak mencapai organ utama. Selain itu, hipotensi sering berhubungan dengan syok.

Dilansir dari Medical News Today, Senin (2/10/2017), ada sejumlah kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki tekanan darah rendah, antara lain;

Sehabis makan

Terkadang tekanan darah turun setelah makan. Hal itu dikarenakan setelah makan usus membutuhkan lebih banyak suplai darah untuk pencernaan. Proses itu membuat jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah di bagian lain menyempit guna menjaga tekanan darah. Seiring bertambahnya usia, proses ini menjadi kurang efektif sehingga menyebabkan tekanan darah rendah. Tekanan darah rendah sehabis makan memang lebih sering terjadi pada orangtua, terutama jika memiliki penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, Parkinson.

Perubahan postur tubuh atau ortostatik

Saat tubuh tiba-tiba berdiri ketika sedang berbaring, hal itu bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Tapi hal itu tidak berlangsung lama dan tekanan darah akan menjadi normal kembali.

Kehamilan

Tekanan darah biasanya mengalami penurunan saat kehamilan karena peredaran darah mengembang selama masa gestasi. Tekanan sistolik biasanya turun sebanyak 5-10 poin, sedangkan tekanan diastolic menurun 10-15 poin. Hal ini wajar terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan.

Kesalahan pengiriman sinyal

Penurunan tekanan darah juga bisa dipengaruhi oleh neuron. Hal itu dikarenakan adanya sinyal yang salah antara jantung dan otak. Sebagai contoh, ketika seseorang berdiri dalam jangka waktu cukup lama, darah akan terkumpul di kaki. Hati akan menyesuaikan diri untuk mempertahankan tekanan darah agar tetap normal. Tapi tak jarang sinyal yang salah dikirim dan membuat denyut jantung dan tekanan darah menurun sehingga mengakibatkan pusing, mual, dan pingsan. Kondisi ini sering dialami oleh orang muda.

Obat-obatan

Ada obat-obat tertentu yang bila dikonsumsi akan menurunkan tekanan darah. Seperti obat antidepresan, diuretik, dan untuk penyakit Parkinson.

Masalah hormonal

Masalah yang timbul di kelenjar adrenal bisa menyebabkan hipotensi. Hal itu dikarenakan kelenjar tersebut mengatur respon stres.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini