Mitos & Fakta Unik Seputar Penyakit Musim Pancaroba, Merokok Sebabkan Panas Dalam?

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Selasa 03 Oktober 2017 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 03 481 1788042 mitos-fakta-unik-seputar-penyakit-musim-pancaroba-merokok-sebabkan-panas-dalam-uCLH9wjgMR.jpg Ilustrasi (Foto: Healthcentral)

INDONESIA memang hanya memiliki 2 musim yakni musim kemarau dan musim hujan, tapi di antara peralihan kedua musim ini kadang orang menambahkan dengan musim pancaroba. Ya, musim ini biasa diramaikan dengan berbagai masalah kesehatan yang menghampiri.

Gangguan kesehatan yang paling sering menjadi keluhan antara lain flu, batuk, pilek hingga panas dalam. Tak jarang beberapa orang kadang juga mengeluh diare hingga demam tinggi. Semua gejala penyakit yang timbul ini murni karena sistem kekebalan tubuh atau imun seseorang yang tidak kuat mendapat gempuran virus dan bakteri.

Salah satu solusi sekaligus tindak pencegahan munculnya berbagai penyakit ini adalah konsumsi air minum yang pas. Jika kebutuhan cairan terpenuhi maka masalah penyakit pancaroba akan hempas dan tak berani mendekat. Tapi diantara masalah serius penyakit khas pancaroba, ada saja lho sederet mitos dan fakta unik dibaliknya. Ditemui di Jakarta baru-baru ini, dr. Laurentius Aswin, seorang dokter spesialis penyakit dalam menjabarkan mana yang mitos dan mana yang fakta.

Jarang mandi bikin panas dalam?

Mitos. Pernah mendengar orang menyebutkan jarang mandi akan memicu timbulnya panas dalam, ini hanyalah mitos. dr. Aswin mengatakan dengan tegas ini hanyalah mitos belaka. Tidak ada kaitanya antara jarang mandi dengan munculnya gejala panas dalam. "Jarang mandi mungkin akan berpengaruh pada kesehatan kulit," kata dr. Aswin.

Merokok menyebabkan panas dalam saat pancaroba?

Mitos. Bagaimanapun juga aktifitas menghisap asap tembakau tidak dibenarkan dalam dunia kesehatan, tapi ini bukan salah satu penyebab timbulnya panas dalam. dr. Aswin menjelaskan, asap rokok mengandung radikal bebas jadi bisa menyebabkan panas dalam kapanpun, bukan hanya ketika musim pancaroba.

Panas dalam berkaitan dengan sariawan?

Fakta. Sariawan bisa jadi salah satu gejala awal timbulnya panas dalam dan beberapa penyakit lainnya. Dikatakan dr. Aswin, orang yang imunitasnya menurun akan lebih cepat terkena sariawan artinya lebih mudah terserang virus dan bakteri. Jika tidak ditangani dengan tepat maka bisa menyebabkan panas dalam dan berbagai penyakit lainnya yang lebih parah.

Jatuh cinta bisa jadi obat alami?

Fakta. Perasaan jatuh cinta memang bukan obat tetapi mampu menguatkan sistem imun seseorang. Ini berkaitan juga dengan hati dan perasaan yang gembira. "Kalau ada yang bilang hati yang gembira adalah obat, itu benar. Jadi usahakan terus bahagia supaya terus seat," kata dr. Aswin.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini