Wow, Busana dari 'Sampah' Koleksi Stella McCartney Muncul di Panggung Paris Fashion Week 2018

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 04 194 1788393 wow-busana-dari-sampah-koleksi-stella-mccartney-muncul-di-panggung-paris-fashion-week-2018-Gyb436vdHZ.jpg Busana dari sampah koleksi Stella McCartney (Foto:Telegraph)

SEBAGAI desainer, Stella McCartney bisa dibilang menjadi salah seorang yang memiliki ciri khas. Ya, dalam setiap rancangan produknya, Stella kerap mengusung konsep fesyen ramah lingkungan.

Nah, komitmen untuk menjaga lingkungan serta mengolah limbah tersebut diperlihatkannya melalui peragaan busana terbaru, tepatnya di Paris Fashion Week Spring/Summer 2018. Baru-baru ini, Stella mengeksplor material yang terbuat dari limbah.

Putri musisi legendaris Paul McCartney itu mengubah 'limbah' menjadi koleksi busana high end bernuansa 1980-an. Stella menyebut bahwa koleksinya kali ini merupakan gambaran dari eksplorasi gaya masyarakat Inggris.

BACA JUGA:

Hadiri Paris Fashion Week, Lee Dong Wook "Goblin" Curi Perhatian dengan Visual...

Hobi Jadi Duit, Profesi yang Menarik Bagi Generasi Millennial

Hal tersebut salah satunya diperlihatkan melalui dress berbahan tafetta warna magenta dan bubblegum-pink yang dipadu dengan oversized jersey T-shirt warna putih.

Ada pula denim dengan aksen stone-washed dikemas dalam siluet jumpsuit, jaket dan celana pipa longgar bernuansa 1980-an dengan aksen kantong yang modern.

BACA JUGA:

5 Foto #OOTD Stylish dan Cantik saat Hamil ala Sandra Dewi, Bikin Terkesima!

Seksi! Berbalut Busana Batik, Cinta Laura Pamer Punggung Terbuka, Netizen Jadi Salah...

Untuk koleksi kali ini, Stella menjelaskan bahwa tidak ada material kulit, bulu, skin, atau feather yang digunakan. Hal ini karena dukungan Stella terhadap organisasi PETA yang membuat busana dari material nonkulit binatang.

Dikenal sebagai desainer yang peduli lingkungan, Stella memang berpegang teguh pada prinsip fashion yang beretika. Dalam berkarya, ia memastikan seluruh material yang dipakai tidak merugikan lingkungan dan para pekerja yang membuatnya. Demikian seperti dilansir Telegraph, Rabu (4/10/2017).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini