Image

Tingkatkan Kualitas Gizi Warga di Desa Girijaya, Sukabumi, Achintya Nilsen Ajak Ibu-Ibu Tanam Sayuran

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017, 20:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 04 194 1788864 tingkatkan-kualitas-gizi-warga-di-desa-girijaya-sukabumi-achintya-nilsen-ajak-ibu-ibu-tanam-sayuran-bs8UDc4mc2.jpg Beauty With A Purpose Miss Indonesia (Foto: Dewi Kania/Okezone)

SALAH satu cara yang dilakukan untuk memperbaiki gizi buruk yakni memberikan asupan sayuran yang kaya serat. Achintya Nilsen mengajak ibu-ibu di Desa Girijaya, Sukabumi bercocok tanam sayuran di lahan kosong yang ada.

Tya, sapaan akrabnya, sudah dua bulan melakukan project Beauty With a Purpose (BWAP) di sana. Dia melakukan misi sosial berantas malnutrisi dengan memberi edukasi soal gizi seimbang kepada masyarakat sekitar.

BACA JUGA:

Alumnus Green School Bali tersebut tidak sendirian saat memberi edukasi. Dia dibantu oleh seorang dokter supaya masyarakat teredukasi dengan baik.

Nah, salah satu edukasi yang telah dilakukannya yakni bercocok tanam sayur-mayur. Ada banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar dengan baik.

Alasan lainnya pula, Tya memiliki bekal cukup di sekolahnya yang dasarnya dekat dengan alam. Dia tak asing dengan bercocok tanam, sekaligus tahu kecukupan gizi dari hasil panen sayur.

"Saya di sekolah selalu diajarkan untuk menanam sayur dan buah. Saya terapkan di sini. Ditambah dengan tahu manfaat dan nilai gizi dari sayuran tersebut," katanya kepada Okezone di Desa Girijaya, Sukabumi, Rabu (4/10/2017).

Tya mengajak penduduk di sana menanam aneka sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, sawi dan beberapa jenis sayuran lainnya. Berdasarkan nilai gizinya, bahan pangan tersebut mengandung sumber serat dan antioksidan yang baik.

Tentunya dapat mencegah malnutrisi, karena setiap orang butuh asupan serat untuk melancarkan sistem pencernaan. Pada anak-anak, asupan serat yang tinggi juga membantu mencegah gangguan tumbuh kembang sesuai usianya.

Ibu-ibu sangat antusias saat melakukan bercocok tanam. Bahkan, hasilnya juga telah dipanen dan langsung dikonsumsi oleh mereka.

Gadis ramah dan cerdas ini juga membagikan resep untuk membuat makanan sehat yang dapat diterapkan oleh ibu-ibu di sekitar. Mereka diajarkan untuk memasak makanan sehat dari bahan-bahan sederhana.

 BACA JUGA:

"Saya mengajarkan para ibu di sini memasak omelet bayam dan pancake pisang. Mereka senang dan kreatif mengembangkan resep masakan yang lain," bebernya.

Misi BWAP yang dilakukan Tya sangat berharga bagi warga desa kecil di balik perkebunan karet. Harapan besarnya tentu tak hanya mendapat fast track di ajang Miss World 2017, tetapi juga bermanfaat untuk warga sekitar dan menerapkannya agar terbebas dari malnutrisi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini