nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Jelajah Lao Cai dan Hekou, Kota-Kota di Perbatasan Vietnam dan Tiongkok

Dada Sathilla, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 14:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 04 406 1788536 backpacker-diary-jelajah-lao-cai-dan-hekou-kota-kota-di-perbatasan-vietnam-dan-tiongkok-VqNLQykBHS.jpg Backpacker (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

MINGGU ini kembali diawali dengan trip penjelajahan Vietnam bagian utara. Landskap gunung yang indah dan cuaca yang dingin membuat saya ingin kembali ke utara lagi. Setelah puas menjelajah Sapa, dari Hanoi saya kembali ke utara ke kota Lao Cai, yaitu kota di ujung Vietnam yang terpisahkan dari Republik Rakyat Tiongkok oleh sebuah jembatan.

Senin pagi saya kembali menggunakan sleeper bus dari terminal My Dinh, Hanoi. Kali ini saya berniat menjelajah kota Lao Cai. Hanya terpisah 38 kilometer dari kota pegunungan Sapa, untuk menuju Lao Cai perlu 5 jam perjalanan dengan sleeper bus Hason Haivan. Saat tiba di terminal bus, saya berganti naik shuttle bus dari perusahaan bis yang sama untuk memasuki kota Lao Cai.

Kota Lao Cai terlihat bersih dengan jalanan yang lebar dan rumah - rumah bergaya arsitektur Prancis di kiri kanan jalan. Rupanya kota ini baru saja dibangun kembali setelah dihancurkan oleh tentara Tiongkok pada tahun 1979. Pada waktu itu, ada berbagai serangan dan konflik di beberapa wilayah perbatasan Vietnam dengan Tiongkok seperti di Ha Giang dan Lao Cai. Saat konflik berlangsung perbatasan Vietnam-Tiongkok ditutup hingga tahun 1993. Setelah itu perbatasan dibuka kembali.

Kota Lao Cai terlihat rapi dengan rumah dan toko di kanan kiri jalan kecil yang diapit oleh pepohonan hijau. Bangunannya terlihat baru setelah dibangun kembali pasca serangan Tiongkok. Rumah dan toko di Lao Cai bergaya campuran Vietnam dan Prancis. Di terminal bus inilah saya turun. Disini selain ada terminal bus ada juga stasiun kereta Ga Lao Cai yang membawa para penumpang dari Hanoi dan dari Kunming, Tiongkok.

Sebagai kota transit, Lao Cai termasuk kecil dan tak begitu ramai. Lao Cai sering disinggahi para traveler yang hendak ke Sapa, atau yang akan menyeberang atau dari Tiongkok. Di sekitar stasiun, ada banyak restoran dan hotel. Pun begitu di perbatasan. Sebuah gedung persegi panjang menjadi pintu gerbang perbatasan internasional antara Vietnam dan Tiongkok.

Sebenarnya kota Lao Cai dan Hekou di Tiongkok hanya dipisahkan oleh sebuah jembatan yang berada di pertemuan Red River (Vietnam) dan sungai Nanxi (Tiongkok) , namun bila ingin masuk ke Tiongkok mesti lewat imigrasi di dalam gedung ini. Saya pun memasuki gedung. Ada beberapa loket di dalam gedung yang difungsikan sebagai pos keluar dan masuk perbatasan. Tas dan barang - barang lainnya perlu melewati pemeriksaan dan saya juga mesti antre untuk diberikan cap oleh petugas imigrasi.

Disini tak ada visa on arrival untuk masuk ke wilayah Tiongkok. Visa mesti diperoleh dulu lewat kedutaan di Hanoi atau negara asal. Setelah cap diperoleh, masih perlu mengisi kartu arrival. Saat proses selesai, tinggal melangkah keluar ke kota Hekou yang berada di provinsi Yunnan. Welcome to China !

Seperti Lao Cai, Hekou juga merupakan kota kecil yang lebih seperti kota transit atau perbatasan. Ada banyak hotel dan restoran juga disini. Sayangnya di Hekou tak bisa buka facebook atau google karena kedua situs itu oleh pemerintah Tiongkok. Untuk membukanya perlu mendownload VPN dulu.

Di Hekou terdapat terminal bus dan stasiun kereta yang banyak digunakan traveler yang ingin menjelajah Tiongkok. Dari Hekou perjalanan bisa dilanjutkan ke Kunming dan Xinjie. Namun karena saya tak berencana menjelajah Tiongkok selain Hekou pada saat ini, saya pun putar arah ke Lao Cai lalu naik shuttle bus ke Sapa.

Selain dengan menyeberang perbatasan Lao Cai - Hekou, perjalanan ke Tiongkok bisa dilakukan dengan naik kereta dari Lao Cai ke Kunming, ibukota provinsi Yunnan, yang memakan waktu 8 jam. Bisa juga dari Hanoi ke Nanning, Tiongkok bagian timur yang mana juga ditempuh selama 8 jam.

Mungkin hari ini cukup dengan mengunjungi Lao Cai dan Hekou, tapi akhir tahun saya akan ke Kunming dan Lijiang, kota wisata populer di provinsi Yunnan, Tiongkok bagian selatan.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini