nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moms, Kenali Cacar Air yang Incar Balita dan Solusi Mengatasinya

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 15:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 04 481 1788602 moms-kenali-cacar-air-yang-incar-balita-dan-solusi-mengatasinya-3b4mXkFYKe.jpg Balita rentan kena cacar air (Foto: Google)

BALITA yang menderita cacar air, pastinya akan merasakan gatal-gatal dan sakit yang menyiksa. Sebelum anak Anda mengalaminya, moms bisa mengantisipasi sejak dini.

Ya, cacar air yang dialami oleh balita, kerap membuat sang ibu merasa cemas. Rasa gatal yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut, membuat sang anak terlihat begitu tersiksa.

Untuk menangani hal tersebut, alangkah baiknya Anda mengetahui apa dan bagaimana cacar air itu. Dilansir The Sun, berikut beberapa hal yang berkaitan dengan penyakit tersebut.

Apa itu cacar air?

Cacar air adalah penyakit virus yang menyebabkan penderitanya keluar bintik merah, gatal, dan bintik-bintik di seluruh tubuh. Biasanya penyakit ini ringan dan anak-anak sering menderita pada usia dini. Namun, begitu seseorang telah mengalami cacar air, mereka akan memiliki kekebalan darinya selama sisa hidup mereka. Cacar air disebabkan oleh virus herpes dan menyebar lewat bersin, batuk, dan berhubungan dekat dengan orang yang terinfeksi.

Apa saja gejala cacar air dan kapan anda terkena ruam?

Gejala utama dari kondisi ini adalah ruam dan bintik yang berkembang di sekujur tubuh dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, bintik-bintik kecil timbul mulai muncul di tubuh, biasanya di sekitar dada dan wajah. Selama beberapa hari berikutnya, ini berubah menjadi lecet yang sering bisa mengisi dengan cairan dan bisa menjadi sangat gatal. Pada tahap akhir, lepuhan mengering dan mulai mengikis sebelum kerak scab jatuh. Cacar air biasanya menular sampai semua bintik-bintik di tubuh telah bergemuruh.

Apakah ada vaksin atau pengobatan cacar air?

Ada vaksin untuk cacar air tapi ini bukan bagian dari skema vaksinasi masa kecil NHS. Vaksin ini hanya ditawarkan pada NHS kepada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau dapat berisiko terkena cacar air dan komplikasinya. Hal itu diberikan dalam bentuk suntikan yang dilakukan di lengan dalam dua dosis terpisah beberapa minggu ke depan.

Bagi anak-anak yang sudah menderita cacar air, disarankan agar mereka tinggal di rumah karena mereka sangat menular. Orang tua bisa memberi mereka paracetemol untuk meringankan demam dan gatal, tapi bukan ibuprofen. Karena bisa membuat anak yang terinfeksi sangat sakit. Perawatan lainnya meliputi losion kalamin dan gel pendingin untuk meringankan gatal pada kulit dan banyak minum air agar tetap terhidrasi.

Apa yang terjadi jika Anda terkena cacar air saat dewasa?

Cacar air biasanya merupakan penyakit ringan pada anak-anak. Namun beda ceritanya jika penyakit itu menyerang orang dewasa. Cacar air akan menimbulkan masalah serius, jika menyerang orang dewasa. Salah satu risiko yang terkait dengan penularan cacar air saat dewasa adalah ruam bisa menjadi terinfeksi, yang dapat menunda proses penyembuhan dan meninggalkan bekas luka.

Komplikasi lain yang sering terjadi adalah pasien mengembangkan peradangan pada jaringan paru-paru, yang dikenal sebagai pneumonitis. Komplikasi lain yang bisa timbul pada orang dewasa juga termasuk ensefalitis (radang otak) dan pneumonia. Demikian ditulis situs Sindonews.

Baca Juga:

Ingin Tetap Sehat Usai Kehujanan? 5 Tips Bisa Dilakukan, Salah Satunya Mandi Air Hangat
Sering Melewatkan Sarapan? Waspada Risiko Penebalan Arteri
Mahir Pose dengan Handstand & Headstand saat Liburan, Pria Tampan Ini Ternyata Guru Yoga
Miss Myanmar Tak Menyesal Gelarnya Dicabut Gara-Gara Video Rohingya

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini