nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NGERI! Kisah Wanita Punya Tato Malah Justru Dapat Hal Buruk

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 05 Oktober 2017 09:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 05 194 1789098 ngeri-kisah-wanita-punya-tato-malah-justru-dapat-hal-buruk-uzVB4Ps9pY.jpg Wanita Bertato (Foto: Cosmopolitan)

MEMILIKI tato bagi sebagian orang menjadi hal yang membanggakan dan ada pula yang menganggapnya seni yang indah. Namun, tidak selamanya ternyata tato dapat menjadi sebuah seni yang indah, pun membanggakan. Pasalnya, sebuah hal yang mengerikan justru dialami oleh seorang wanita.  

Respon tubuh yang tidak biasa dan sangat jarang telah terjadi dalam tubuh seorang wanita di Australia. Wanita yang berusia 30 tahun tersebut, awalnya melihat benjolan di bawah ketiaknya. Benjolan terus ia perhatikan, hingga akhirnya wanita itu memeriksakan diri ke dokter.

Dari hasil pemeriksaan, dokter khawatir benjolan bisa bersifat kanker. Selain itu, pemindaian yang dilakukan pun menunjukkan adanya kelenjar getah bening yang telah membesar di dada dan akar paru-parunya. Kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh sel kanker, dikutip dari Cosmopolitan, Kamis (5/10/2017).

Namun, sebuah hasil yang mengejutkan akhirnya didapatkan dan jadi peristiwa yang tidak pernah diduga sebelumnya. Setelah dokter mengeluarkan nodus getah bening dari ketiak yang mengalami benjolan, ternyata tanpa disangka, itu bukanlah kanker.

Tim dokter justru menemukan sekelompok sel kekebalan yang penuh dengan pigmen hitam dan rupanya cukup menyeramkan. Pasien yang memiliki tato di punggung selama 15 tahun dan bahu selama 2,5 tahun tersebut lah ternyata penyebabnya.

Sel kekebalan tubuh menemukan pigmen tato dan menelannya, kemudian melakukan perjalanan atau pergerakan dari kulit ke kelenjar getah bening selama bertahun-tahun. Hal tersebut jelas berbahaya, karena kanker bisa dimulai di kelenjar getah bening atau menyebar saat sel kanker melepaskan diri dari tumor yang berada di tempat lain.

“Dalam kasus ini, tampak sel kekebalan tubuh telah bergerak, lalu menemukan pigmen tato, kemudian menelannya dan membawa pigmen tato tersebut bersama melakukan perjalanan atau pergerakan kembali dari kulit ke kelenjar getah bening selama bertahun-tahun,” ucap Dr. Bill Stebbins, Direktur Dematologi Kosmetik.

Pasien telah melaporkan ada rasa gatal dan bengkak di sekitar area tatonya, tapi uniknya tidak ada reaksi yang terlihat di permukaan kulit. Ternyata, dibalik indahnya sebuah ukiran tato di tubuh, ada efek samping yang cukup mengerikan karenanya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini