nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Wisata Belanja di Paris, Berburu Street Fashion Keren dan Tetap Waspada Akan Copet

Dada Sathilla, Jurnalis · Kamis 05 Oktober 2017 20:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 05 406 1789631 backpacker-diary-wisata-belanja-di-paris-berburu-street-fashion-keren-dan-tetap-waspada-rawan-copet-rh8JbqEutf.jpeg Foto: Dada/Okezone

SEBAGAI pusat mode dunia, tentunya Paris juga menjadi tujuan belanja yang populer. Jika Anda ingin ke Paris, mungkin pengalaman saya bisa jadi acuan Anda, tentang apa yang harus dibeli, lokasi yang murah, dan tips yang berguna.

Jika bicara belanja soal fashion, destinasi belanja utama di Paris adalah di jalan Champs Elysees yang berada dekat dengan monumen Arc de Triomphe. Berbagai merk papan atas hingga street fashion yang nggak kalah keren juga hadir disini untuk memanjakan para pecinta fashion dan juga turis.

Dari Arc de Triomphe saya berjalan ke arah barat untuk merasakan serunya atmosfer di salah satu jalan paling terkenal di dunia, Champs Elysees. Jalan ini bisa dibilang sebagai pusatnya belanja di Paris. Berderet - deret toko merk papan atas bisa ditemui disini seperti Louis Vuitton, Bulgari, Dior, Cartier dan BCBC Max Azria. Ada pula merek street wear internasional seperti H&M dan Zara juga toko ritel kosmetik Sephora dan L'occitane.

Jalanan di Champs Elysees luas dan ditumbuhi pepohonan di tepinya, memberikan pengalaman jalan kaki yang nyaman. Sepanjang Champs Elysees yang membentang dari Place de l'Etoile hingga Place de la Concorde saya melihat deretan kafe dan restoran termasuk restoran Macaron yang terkenal di kalangan traveler Indonesia yaitu Laduree Paris Champs Elysees.

Namun tak semuanya indah disini. Meski jalan ini berada di Paris yang notabene negara maju, di beberapa titik di Champs Elysees terlihat kotor dan berantakan. Ada sampah meski tak banyak dan jalanan terlihat agak kotor. Mungkin karena terlalu banyak yang mengunjungi Champs Elysees kali ya. 

Selagi menyusuri Champs Elysees saya kembali terkejut karena melihat beberapa orang yang tengah sibuk mengemis di emperan toko. Beberapa wanita paruh baya saya lihat duduk-duduk di depan toko sambil menengadahkan tangannya meminta uang dari para pejalan kaki. Wanita paruh baya ini bermuka eropa namun memakai tutup kepala. Saya tak tahu ia dari mana, mungkin Albania seperti halnya pengemis yang saya temui di Roma, Italia. 

Di emperan toko lainnya beberapa orang terlihat duduk di pinggir jalan dan beberapa tengah berbaring tidur. Agak kaget sekaligus kecewa dengan pemandangan ini, saya kembali berjalan sambil mendekap erat tas saya. Teringat  informasi tentang banyaknya copet di Paris, saya tak mau hal itu terjadi pada saya. Apalagi saya travelling sendirian. Sambil tetap waspada, saya coba jalan dengan pede agar kecemasan saya tak bisa tercium para kriminal Paris.

Karena saat itu sedang long weekend, Champs Elysees ramai dengan pengunjung. Akhirnya saya masuk ke beberapa toko. Mumpung di Paris, saya mesti ikut belanja juga dong!

Di H&M saya menemukan syal dan sepatu yang saya butuhkan. Saya beli syal karena lupa bawa, sedang sepatu saya beli karena saya perlu sepatu yang lebih ringan. Karena saat itu sedang sale, 2 barang ini saya peroleh dengan harga 20 Euro atau sekitar 317.000 Rupiah saja.

Puas melihat toko - toko seperti Zara, Mark & Spencers, GAP, Lacoste, dan lainnya, Saya menuju sebuah gedung untuk makan malam. Di gedung ini ada berbagai restoran namun yang saya pilih tentunya favorit saya yakni resto ayam cepat saji McDonalds. Namun paket ayam di McDonalds Champs Elysees harganya 8 Euro atau sekira 127.000 Rupiah.  Lumayan mahal juga sih!

Suasana saat petang dan malam hari di Champs Elysees tampak indah. Di ujung Arc de Triomphe menyala keemasan, sementara di ujung lainnya Big Wheel di Place de la Concorde menyala dengan lampu berwarna biru, merah, putih, seperti warna bendera Prancis. Sungguh pemandangan yang romantis.

Selamat travelling!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini