Share

Terciduk! Manajer Restoran Selundupkan Kokain di Kantung Makanan Cepat Saji

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 06 298 1790352 terciduk-manajer-restoran-selundupkan-kokain-di-kantung-makanan-cepat-saji-I2R2bAMQMv.jpg Drive Thru (Foto: Sarcasm)

WALAU sudah jelas-jelas dilarang dan masuk ke dalam tindakan kriminal yang melanggar hukum, tidak bisa disangkal bahwa masih banyak saja orang-orang yang tetap nekat untuk menjadi penjual sekaligus pengedar obat-obatan narkotika.

Sederet cara cerdik pun digunakan para penjual narkoba tersebut untuk bisa tetap menjalankan bisnisnya. Termasuk salah satunya dengan memanfaatkan jabatan hingga properti di tempat kerja.

Seperti pria berusia 26 tahun satu ini, Frank Guerrero yang diketahui merupakan seorang manager restoran cepat saji terkenal, McDonalds’ di Bronx, New York. Diwarta Foxnews, Jumat (6/10/2017) Frank Guerrero dilaporkan baru saja ditangkap aparat kepolisian karena telah menjual obat-obatan terlarang.

 

Menurut rilis media dari the City of New York, diketahui Frank ini telah memanfaatkan posisinya sebagai manajer McDonalds dengan menjual kokain dari dalam lokasi gerai restoran. Sementara itu, petugas kepolisian mengatakan bahwasanya penangkapan Frank bisa dilakukan dengan cara membuat seorang petugas kepolisian yang menyamar menjadi pembeli, sengaja membuat transaksi jual-beli kokain dengan Frank dalam jumlah yang besar, dengan nilai transaksi hampir mencapai USD10900 atau sekira Rp147 juta.

Dalam transaksi terakhirnya tersebut, diketahui tersangka menjual kepada sang polisi menyamar tersebut sekitar 100 gram obat terlarang dari dalam kamar mandi restoran. Selain itu, Frank juga memanfaatkan cookie sleeve alias kertas kemasan pembungkus yang biasa digunakan membungkus cookie untuk menyembunyikan kokain, lalu menempatkannya di antara dua bungkusan cheeseburger, kentang goreng, dan minuman soda. Semuanya dimasukkan ke dalam kantung untuk pesanan takeaway yang berukuran besar sebelum diberikan kepada sang polisi.

Hingga akhirnya, Frank harus ditangkap di tempat kerjanya belum lama ini, pada pukul 5 pagi. Kemudian, para petugas pun juga disebutkan memeriksa tempat tinggalnya, dan menemukan 200 gram kokain lainnya serta uang sebanyak USD5300 atau sekira Rp71 juta. Duh ada-ada saja ya!

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini