nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semarak! Ribuan Orang Ikuti Prosesi Sedekah Laut di Pantai Teluk Penyu

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 15:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 06 406 1790124 semarak-ribuan-orang-ikuti-prosesi-sedekah-laut-di-pantai-teluk-penyu-0qbSipovV2.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

CILACAP - Ribuan orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyaksikan prosesi sedekah laut yang merupakan tradisi budaya nelayan setempat setiap Sura (kalender Jawa).

Dari pantauan di Alun-Alun Cilacap, Jumat (6/10/2017) pagi, ribuan orang sudah tampak memadati tempat itu guna menunggu pemberangkatan arak-arakan "jolen" (tempat sesaji, red.) yang akan dibawa menuju Pantai Teluk Penyu.

Selain di Alun-Alun Cilacap, warga juga memadati sejumlah ruas jalan yang akan dilalui arak-arakan "jolen". Sementara di Pendapa Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, dilaksanakan prosesi penyerahan "jolen tunggul" dari Pemerintah Kabupaten Cilacap kepada sesepuh nelayan setempat untuk dilarung bersama "jolen-jolen" lainnya.

(Baca Juga: Berikut Tradisi di Kepulauan Seribu yang Tak Pernah Diketahui)

Ketua Rukun Nelayan "Pandanarang", Pantai Teluk Penyu, Tarmuji, mengatakan 11 "jolen" dibawa dalam arak-arakan menuju Pantai Teluk Penyu dan selanjutnya dilarung di Pulau Majeti sebelah selatan Pulau Nusakambangan.

"Ada 11 'jolen', satu dari Pemkab Cilacap, satu dari HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Cilacap, delapan 'jolen' dari delapan rukun nelayan yang ada di Cilacap, dan satu dari kelompok warga di luar rukun nelayan," katanya.

Kegiatan sedekah laut merupakan tradisi tahunan yang sudah berlangsung sejak zaman pemerintahan Adipati Cakrawerdaya III pada 1817. Namun, tradisi tersebut sempat terhenti dan dihidupkan kembali semasa Bupati Poedjono Pranjoto pada 1982 hingga sekarang.

Tingginya animo masyarakat membuat Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, mengerahkan 300 personel untuk mengamankan prosesi sedekah laut. "Pengamanan tersebut dilakukan sejak kemarin (5/10) hingga hari ini," ujar Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kepala Bagian Operasi Polres Cilacap Komisaris Polisi Faisal Perdana.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya mengerahkan kapal patroli Satuan Polisi Perairan Polres Cilacap guna mengamankan jalannya ziarah di Karang Bandung, Pulau Nusakambangan, Cilacap, pada hari Kamis (5/10) yang dilanjutkan dengan pengamanan tirakatan di Pendapa Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, pada malam harinya.

Sementara saat prosesi sedekah laut berupa arak-arakan "jolen" (tempat sesaji, red.) pada hari Jumat (6/10), lanjut dia, pengamanan dilakukan sejak dari Pendapa Wijayakusuma Sakti dan sepanjang rute perjalanan menuju Pantai Teluk Penyu. "Sejumlah anggota Satuan Lalu Lintas dan Satuan Sabhara, kami tempatkan di beberapa titik sepanjang rute yang dilalui arak-arakan," katanya.

(Baca Juga: Uniknya Ritual Adat Buang Jung, Upacara Istirahatkan Laut di Bangka Selatan)

Menurut dia, pihaknya juga mengerahkan personel Pembinaan Masyarakat (Binmas) untuk memberikan imbauan kepada warga agar berhati-hati dan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya aksi pencopetan termasuk mengawasi anak-anak mereka.

Selain anggota Polri yang berseragam, kata dia, anggota Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Intelijen Polres Cilacap juga dikerahkan tanpa mengenakan pakaian seragam. Ia mengatakan anggota Satreskrim dan Intel itu berbaur dengan masyarakat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan.

"Kami juga menyiagakan kapal patroli dan personel Satpolair untuk melakukan pengawalan kapal nelayan pembawa 'jolen' yang akan dilarungkan di laut," katanya.

Dari pantauan di lapangan, anggota Polres Cilacap tampak berjaga di sejumlah lokasi sepanjang rute arak-arakan. Selain itu, beberapa anggota Polres Cilacap yang mengawal arak-arakan, bertugas membuka jalan yang tersumbat oleh kerumunan warga. Sementara di Pantai Teluk Penyu, salah seorang anggota Polres Cilacap terus mengingatkan pengunjung agar berhati-hati dalam menjaga barang bawaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini