nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Ke Menara Eiffel Tak Perlu Naik Metro, Jalan Kaki Saja biar Semakin Seru!

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 13:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 09 406 1791664 backpacker-diary-ke-menara-eiffel-tak-perlu-naik-metro-jalan-kaki-saja-biar-semakin-seru-LBAUSEgcTr.jpg Menara Eiffel (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

TRAVELING ke Paris tak akan lengkap tanpa mengunjungi ikon kota ini yaitu Menara Eiffel. Menuju ke Menara Eiffel tak cuma bisa dilakukan dengan naik metro atau kereta bawah tanah. Jalan kaki menuju Eiffel pun asyik karena sepanjang perjalanan ada banyak view gedung dan taman cantik. Tak perlu takut tersesat juga karena puncak Menara Eiffel bisa dijadikan panduan.

Saya mengalaminya sendiri saat traveling ke Paris beberapa waktu lalu. Dari Arc Triomphe saya putuskan jalan kaki mengikuti puncak Menara Eiffel yang selalu terlihat dari tempat saya berdiri. Sebenarnya saya bisa saja naik metro dan turun di dekat Menara Eiffel. Tapi karena penasaran dengan jalan - jalan di Paris saya pun memutuskan berjalan kaki.

Saya memang sempat tersesat beberapa kali dan perjalanan pun jadi memakan waktu selama 30 menit. Tapi sepanjang perjalanan saya juga melewati banyak bangunan klasik yang cantik, bisa menikmati pemandangan di sungai Seine, melewati deretan kafe dan restoran, bertemu dengan rombongan keluarga yang bertanya arah dalam bahasa Prancis hingga akhirnya sampai di Menara Eiffel.

Menara setinggi 324 meter ini merupakan hasil karya arsitek Gustav Eiffel. Eiffel dibangun sebagai pintu masuk ke pameran dunia untuk memperingati 100 tahun Revolusi Prancis yang jatuh pada tahun 1889. Sebelum sempat dibangun, para seniman menyatakan keberatan akan pembangunan Menara Eiffel. Mereka meminta agar pembangunan Eiffel dibatalkan karena desain Menara Eiffel dinilai mengerikan, jelek serta tak memiliki seni dan karakter yang sesuai dengan kota Paris. Namun pembangunan tetap dilaksanakan pada tahun 1887 dan pada tahun 1889 Menara Eiffel resmi dibuka.

Awalnya menara yang terletak di Champ de Mars ini hanya memiliki izin berdiri selama 20 tahun. Dan setelah itu akan dirobohkan. Namun setelah terbukti sebagai alat komunikasi yang efektif semasa Perang Dunia 1, Menara Eiffel dibiarkan berdiri hingga sekarang. Kini Eiffel tak hanya menjadi ikon Prancis saja namun telah diakui sebagai spot wisata romantis yang cocok sebagi lokasi pre-wedding atau honeymoon. Sayangnya saat saya ke sana saya sendirian jadi tidak bisa bikin foto romantis deh...

Di sekitar Menara Eiffel saya melihat antrian yang sangat panjang untuk naik ke atas Menara. Eiffel terdiri dari 3 lantai di mana lantai 1 dan 2 bisa dicapai dengan naik tangga atau lift, sedang lantai 3 hanya bisa diakses dengan lift. Harga tiket untuk naik hingga ke puncak Menara sebesar 14,5 Euro atau sekitar Rp 230.000,00.

Selain melihat view kota Paris dari atas Menara, pengunjung juga bisa menikmatinya dengan lebih romantis di restoran yang berada di lantai 1 dan 2. Sedang di puncak Menara ada bar. Bila ingin membeli oleh-oleh, ada 3 toko suvenir di puncak menara. Saya sih lebih pilih mengirim kartu pos bergambar Eiffel yang dikirim langsung dari Menara Eiffel...

Menjelang petang, suasana di Eiffel terlihat berbeda karena Menara akan menyala keemasan. Di waktu - waktu tertentu, seperti Big Wheel di Place de La Concorde, Eiffel akan menyala dengan warna bendera Prancis yaitu merah, putih dan biru.

Untuk menikmati Eiffel dengan lebih leluasa, saya kembali lagi kesini keesokan harinya. Kali ini saya naik metro lalu turun di stasiun metro Bir-Hakeim. Sengaja saya datang jam 8 pagi untuk mencari suasana yang sepi. Dan benar saya, tak banyak turis menyemuti Eiffel, saya pun bisa menikmati monumen ikonik ini dengan lebih tenang, bisa bebas ambil foto selfie dan tak perlu khawatir dicopet.

Maklum, kawasan populer seperti Eiffel pasti dihinggapi banyak scammers. Saat tengah duduk santai di Trocadero, saya malah didekati seorang perempuan yang meminta saya menandatangi petisi mendukung anak - anak kurang mampu. Tak cuma minta tanda tangan, ia juga minta uang. Awalnya saya akan memberi koin 2 Euro, tapi perempuan ini malah minta uang kertas dolar milik saya. Setelah menyadari ini penipuan, saya pun meninggalkan area Eiffel.

Mengunjungi Menara Eiffel tentulah berkesan karena Menara ini salah satu yang paling terkenal di dunia hingga dibuat replikanya di beberapa negara. Tapi juga harus waspada karena banyak scammers yang siap menerkam turis yang terlihat lemah. Menara Eiffel bisa dikunjungi setiap hari dari jam 9 pagi - 12 malam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini