nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Notre Dame de Paris, Katedral Gothic Tercantik di Dunia

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 20:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 09 406 1792100 backpacker-diary-notre-dame-de-paris-katedral-gothic-tercantik-di-dunia-ofIwsaEGGC.jpg Foto: Dada/Okezone

BERPETUALANG sendiri di kota romantis Paris ternyata seru juga. Meski sendirian, ada berbagai atraksi dan destinasi yang bisa dikunjungi. Setelah mengunjungi Sacre Coeur, saya memilih naik metro untuk mengunjungi tempat yang terkenal salah satunya karena film Disney The Hunchback of Notre Dame atau Si Bongkok dari Notre Dame. 

Menuruni bukit dan tangga setelah puas melihat keindahan arsitektur Sacre Coeur, saya melihat deretan papan di pinggir jalan. Papan - papan ini menceritakan kisah kehidupan pelukis terkenal Vincent Van Gogh yang lama tinggal di Paris. Meski berasal dari Belanda namun Paris begitu menghargai karya seni termasuk karya - karya Van Gogh.

Mungkin karena itulah setiap bangunan di Paris terlihat artistik, cantik dan romantis. Dari Sacre Coeur yang bergaya Roman Bizantine, saya beranjak menuju ke stasiun metro untuk melihat keindahan karya seni Paris lainnya, Notre Dame de Paris.

Nama Notre Dame telah lama tertanam di benak saya berkat cerita klasik Disney yang berjudul The Hunchback of Notre Dame atau Si Bongkok dari Notre Dame. Film yang berasal dari buku karangan Victor Hugo ini menceritakan tentang Quasimodo, penarik bel lonceng Notre Dame de Paris yang berpunggung bongkok dan perjuangannya agar diterima masyarakat. Penasaran dengan lokasi cerita dari film ini, dari stasiun metro St Michel Notre Dame saya bergegas menyeberang jalan dan masuk antrean.

Ada puluhan orang yang mengantre dalam barisan panjang. Untungnya karena proses pemeriksaan lumayan cepat, dalam 10 menit saya sudah berada di dalam katedral. Selain Sacre Coeur, Notre Dame termasuk landmark Paris yang bisa dikunjungi dengan gratis. Di bagian depan katedral ada beberapa mesin penjual buku panduan. Dengan memasukkan koin 2 euro atau senilai 31.800 Rupiah, saya mendapatkan buku panduan Notre Dame. 

Reaksi pertama saya begitu masuk ke Notre Dame adalah terpukau dengan kemegahan bangunannya. Pintu gerbangnya dihiasi dengan timpanium yang melambangkan hari penghakiman terakhir. Pilar - pilarnya sangat tinggi, atapnya berkubah dengan warna abu gelap khas arsitektur Gothic. Di dalam katedral terdapat juga patung pahlawan wanita Prancis, Joan of Arc. 

BACA JUGA:

Dari luar Notre Dame de Paris tampak megah dan khas dengan adanya penopang terbang di kedua sisinya. Bangunan yang selesai dibangun pada tahun 1345 ini merupakan salah satu contoh terbaik dari arsitektur gothic Prancis. Selain mengamati keindahannya dari dalam, para pengunjung juga diperbolehkan naik tangga spiral sebanyak 387 anak tangga untuk melihat belnya yang terkenal itu serta patung gargoyle. Dari sini, keindahan kota Paris bisa dinikmati dengan lebih maksimal. 

Saat tengah menyusuri lorong - lorong Notre Dame yang berpilar abu gelap nan tinggi, saya melihat beberapa orang tengah mengadakan misa di dalam Notre Dame. Tak seperti Vatikan yang tak memperbolehkan pengunjung mendekati area ibadah, di Notre Dame pengunjung dibiarkan mendekati area ibadah dan juga duduk di bangku. 

Katedral Katolik yang namanya berarti Our Lady of Paris ini telah berhasil memukau saya akan keindahan arsitekturnya. Di dekat pintu keluar, sebagai token karena telah berhasil mengunjungi Notre Dame, saya membeli beberapa suvenir, salah satunya koin Notre Dame. Saat melangkahkan kaki keluar Notre Dame dan menyeberang sungai, saya kembali mengamati Notre Dame dan berjanji suatu hari akan kembali ke sini lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini