Share

2 Hari Lagi, Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) 2017 Digelar!

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 10 194 1792418 2-hari-lagi-indonesia-modest-fashion-week-imfw-2017-digelar-nqjKJuwWvZ.jpg Ilustrasi (Foto: @indonesianmodestfashion/Instagram)

DUNIA industri fesyen Tanah Air, dari waktu ke waktu geliatnya semakin terasa. Salah satu dapat dilihat dengan ramainya pagelaran fesyen berskala besar,.

Jika terdahulu masyarakat hanya familiar dengan event seperti Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Week, hingga Muslim Fashion Festival, kini bertambah dengan kehadiran Indonesia Modest Fashion Week atau (IMFW) 2017. Event IMFW akan digelar pada 12-15 Oktober 2017 atau Rabu hingga Minggu pekan ini.

IMFW digelar sebagai sarana untuk mempromosikan karya para desainer modest fashion di Indonesia ke pentas dunia. Selain itu, ajang seperti IMFW juga sekaligus untuk mendukung sektor pariwisata yang tahun ini menargetkan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

Tapi, apa hubungan antara fashion dengan pariwisata di Indonesia? Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Esthy Reko Astuti menyebutkan, fashion merupakan salah satu magnet pariwisata. Menurutnya, hal ini karena pariwisata Indonesia mengandalkan potensi budaya sebesar 60%.

“Fashion dan pariwisata bagian penting dari industri kreatif. Fashion menjadi magnet pariwisata Indonesia yang mengandalkan pada potensi budaya (culture) sebesar 60%, alam (nature) 35%, dan buatan manusia (man-made) 5%,” kata Esthy Reko Astuti dalam jumpa pers persiapan IMFW 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenpar, Senin 9 Oktober 2017.

Lebih lanjut, dikatakan Esthy bahwa fashion seperti halnya kuliner dan suvenir atau cinderamata, menjadi bagian penting pemberi kontribusi bagi sektor pariwisata."Sebagian besar pengeluaran wisatawan dibelanjakan untuk ketiga produk ini, selain akomodasi hotel dan transportasi,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama desainer sekaligus Project Director IMFW 2017, Jeny Tjahyawati mengungkapkan, dunia fashion modest Indonesia pada dasarnya harus terus didorong. Hal ini karena mengingat potensi para desainer lokal Indonesia sangat besar dibandingkan dengan negara lain.

“Kreativitas desainer Indonesia begitu mumpuni dan memiliki daya saing global dalam karya-karya apik mereka. Dengan sentuhan material lokal yang kerap digunakan para desainer Tanah Air, tentunya menjadi daya tarik tersendiri, tidak saja bagi modest fashion tetapi juga promosi efektif bagi Indonesia di kancah dunia,” tutur Jeny.

Gelaran IMFW 2017 ini sendiri kurang lebih akan menghadirkan 150 tenant dan karya-karya dari 60 desainer, mulai dari Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Australia hingga Timur Tengah. Selain itu, akan ada workshop yang menghadirkan pembicara dari kreator fashion dan pebisnis. Kabar baiknya, para pengunjung tidak akan dikenakan biaya tiket masuk, alias gratis!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini