nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berani Jajal Tidur di Ketinggian 900 Meter? Datang Saja ke Purwakarta

Mulyana, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 15:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 10 406 1792592 berani-jajal-tidur-di-ketinggian-900-meter-datang-saja-ke-purwakarta-iUcbz1tXbS.jpg Hotel menggantung di Gunung Parang Purwakarta (Foto:Mulyana)

KEINDAHAN Gunung Parang, di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, bertambah. Seiring, dibangunnya sebuah fasilitas baru berupa penginapan unik di lokasi wisata itu oleh pemerintah setempat.‎

Ada yang aneh memang, karena maupun lokasi penginapan ini tak lazim dari tempat istirahat pada umumnya.‎ Tempat beristirahat ini mungkin bakal sedikit menguji adrenalin para pengunjung. Sebab, dibangun secara menggantung (Sky Lodge) di ketinggian bervariasi dari mulai 300-900 meter dari permukaan tanah di gunung batu tersebut.

Sekedar mengulas,‎ Gunung Parang merupakan salah satu destinasi wisata eksotis yang ada di Kabupaten Purwakarta. Lokasi yang merupakan sebuah gunung batu andesit yang berdiri tegak menjulang ke langit ini, mungkin lebih cocok bagi mereka pecinta panjat tebing.

BACA JUGA:  BACKPACKER DIARY: Berkunjung ke Sacre Coeur di Titik Tertinggi Paris

Jika dilihat dari jauh, gunung ini sepintas mirip sebuah monumen batu raksasa. Adapun ketinggian gunung batu berwarna hitam ini, sekitar 1.000 meter dari permukaan tanah. Keunikan lain di gunung ini, yakni memiliki dinding bebatuan yang hampir tegak lurus.

Ketua Komunitas Padjajaran Anyar (Badega) Gunung Parang, Dhany Daelami mengatakan, proyek pembangunan Sky Lodge ini telah dimulai sejak Juli lalu. Rencananya, ada 10 unit penginapan menggantung yang akan dibangun di lokai tersebut.

"Tapi, yang telah selesai dibangun baru satu unit.. Karena, selain soal anggaran dalam hal ini juga butuh ketelitian. Adapun ‎untuk yang 9 unit lagi masih dalam proses pembangunan," ujar Dhany kepada Okezone, Selasa (10/10/2017).

 

Dia menjelaskan, penginapan menggantung ini memiliki keamanan berstandar internasional layaknya seperti hotel bergantung yang ada di Peru, Amerika Utara. Mungkin, kata dia, ‎hotel bergantung di Gunung Parang ini menjadi yang pertama di Indonesia bahkan Asia‎.

BACA JUGA: Jelajah Kupang! Mulai Masjid Airmata, Makam Para Raja hingga Goa Jepang

"Saat ini kami masih mengebut proyek pembangunan. Supaya, bisa segera digunakan. Kalau yang satu unit sudah bisa digunakan. Tinggal launching saja," jelas dia.

Dia menambahkan, setiap ruangan kamar hotel ini dibangun dari rangka besi dan ditempelkan dengan alat khusus ke batu andesit gunung tersebut. Untuk lokasi ketinggiannya dibuat berbeda-beda. Jadi, nantinya tarif menginap untuk semalam akan disesuaikan dengan ketinggian. Semakin tinggi, maka harga sewanya semakin mahal.

Sebagai gambaran, bangunan penginapan ini ‎berbentuk kapsul yang menggantung di gunung batu.‎ Untuk interiornya, nyaris sama seperti hotel pada umumnya. Semisal, tersedianya toilet, pendingin ruangan dan dapur. Adapun anggaran untuk pembangunan ini, dalam satu unit menghabiskan sekitar Rp250 juta.

"Kedepan, wisatawan khususnya pencinta panjat tebing bisa menikmati dua wahana sekaligus di lokasi wisata ini," tambah dia.

 

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi men‎gatakan, pihaknya sengaja membangun sebuah resort menggantung di atas‎ gunung batu endesit ini. Supaya, para pelancong khususnya pecinta panjat tebing, bisa menggunakan lokasi tersebut untuk bersantai sekaligus menguji adrenalin.

Untuk sementara, kata dia, penginapan gantung ini akan dibangun 10 unit terlebih dahulu. Sedangkan, dalam ‎membuat fasilitas tersebut, di tahun ini pemerintaah menggelontorkan anggaran sebesar Rp900 juta. Pertama Rp400 juta di APBD murni. Lalu, pada APBD perubahan ini ditambah Rp500 juta. Jadi, totalnya mencapai Rp900 juta.

"Sudah ada yang telah selesai dibangun. Saya belum cek lagi ke lokasi," ujar Dedi.

Dedi kembali menambahkan, penginapan bergantung ini‎ dilengkapi berbagai fasilitas layaknya hotel pada umumnya. Jadi, wisatawan yang menginap di hotel ini akan menikmati pemandangan indah dibawahnya. Misalnya, melihat Waduk Jatiluhur dari atas gunung.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini