Dampaknya Luar Biasa, Tidak Hanya Anak & Perempuan Trauma Kekerasan Seksual Sebabkan Negara Tertinggal

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 10 481 1792687 dampaknya-luar-biasa-tidak-hanya-anak-perempuan-trauma-kekerasan-seksual-sebabkan-negara-tertinggal-O0OAerIS3j.jpg Dampak kekerasan seksual pada anak (Foto:Ilustrasi/Khabarfeed)

DAMPAK dari kekerasan seksual bisa membuat negara tertinggal jauh, terutama dari segi masa depan anak-anak dan perempuan. Merekalah yang menjadi korban, padahal seharusnya dilindungi negara.

Bahkan, federasi organisasi anak dan perempuan di ASEAN menyebutkan, negara Asia Pasifik sangat rawan dengan kekerasan seksual, kekerasan mental, hingga masalah human trafficking.

Sayangnya, penyebaran kasus kekerasan seksual banyak terjadi akibat pengaruh media sosial. Pelaku dan korban tak sengaja berkenalan, namun mereka bisa terjerumus dalam hal keji.

BACA JUGA: 121 Gadis Cantik dari Penjuru Dunia Siap 'Berebut' Mahkota Miss World 2017

"Kekerasan seksual pemicu awalnya pelaku dan korban saling berkenalan di media sosial. Lalu, mereka pacaran dan terjerumus dalam perilaku seksual," ujar Wakil Ketua Bidang Kalyanamitra Rena Herdiyani di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Rena menyebutkan, beberapa jenis kekerasan seks yang kerap terjadi seperti pemerkosaan, human trafficking, pelecehan seksual, pemerkosaan inses, hingga perkawinan paksa di bawah umur. Masalah tersebut terungkap dengan sebuah penelitian yang dilakukan di 6 negara ASEAN.

Dampak dari masalah tersebut, tentu membuat masa depan anak dan perempuan memburuk. Sayangnya, kasus ini terus terjadi dan dianggap remeh.

Anak-anak menjadi putus sekolah dan menanggung rasa malu. Padahal perbuatannya tersebut menjadi satu hal yang dapat dicegah.

BACA JUGA:  Si Dia Mulai Berbohong? Kenali lewat Lirikan Matanya Pertanda Mulai Tak Nyaman! FAMILY  

Begitu juga dengan perempuan, dirinya bisa merasa direndahkan setelah mengalami masalah kekerasan seksual. Hidupnya juga menjadi tidak nyaman, serta mengalami rasa trauma.

Ada beberapa dampak lain dari permasalahan ini, yang ujung-ujungnya mengganggu masa depan mereka. Kalau kerap dialami anak-anak, tentu membuat negara tertinggal.

"Ada 6 negara ASEAN dalam penelitian ini, termasuk Indonesia yang rawan dengan kekerasan seksual. Menariknya, yang menjadi korban anak-anak dan remaja, sampai ada paksaan menikah di bawah umur," bebernya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini