Image

Jangan Asal Beli Rumah, Kompromi Dulu dengan Pasangan Mau Punya Anak Berapa?

Vessy Frizona, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 07:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 11 196 1793414 jangan-asal-beli-rumah-kompromi-dulu-dengan-pasangan-mau-punya-anak-berapa-WZnwQfnzeh.jpg Dekorasi rumah (Foto: Huffingtonpost)

MEMBELI rumah adalah salah satu tonggak paling menarik dalam kehidupan berpasangan. Tapi, sebelum membeli ada dampak yang tak bisa dihindari, yaitu stress yang dialami suami-istri.

Tak dapat dipungkiri harga rumah memang tinggi. Tabungan pasti terkuras, cicilan kredit pasti mencekik, belum lagi biaya listrik dan perbaikan ketika rumah akan ditempati. Oleh sebab itu, sebelum membeli rumah, konsultan keuangan keluarga dari Amerika Serikat menyarankan agar pasangan suami-istri mendiskusikan beberapa berikut ini, seperti dilansir Huffingtonpost, Kamis (12/10/2017).

Ingin punya anak berapa?

Kondominium dengan satu atau dua kamar tidur sebetulnya cukup untuk memenuhi kebutuhan kamar penghuninya. Tapi bagaimana jika lahir bayi lagi, dan lahir lagi? Semua biaya yang terkait dengan pembelian rumah mungkin tidak seharusnya melihat apa yang terjadi saat ini. Anda perlu memandang ke depan. Buat percakapan dengan pasangan, berapa ruang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Satu kamar tidur untuk dua anak dengan tempat tidur tingkat atau satu anak satu kamar.

Apa yang ingin diwujudkan?

Anda mungkin perlu melakukan pengorbanan untuk mewujudkan impian memiliki properti jadi kenyataan. Misalnya dengan tidak lagi kencan setiap bulan, makan nasi dan kacang setiap malam, dan menurunkan standar gaya hidup. Jika beberapa hal itu harus dilakukan, diskusikan dulu dengan pasangan, agar kepahitan tidak mengejutkan salah satu pihak.

Apa yang tidak kita negosiasikan?

Untuk menghindari perkelahian dan kehancuran selama pencarian rumah, mulailah bekerja untuk membuat daftar hal apa yang tak perlu dinegosiasikan lagi dalam mencari rumah. Setidaknya tiga kamar tidur? Dua mandi? Jalan yang sepi atau sekolah? Tentukan apa yang tidak akan dipermasalahkan dalam menyeleksi beberapa kandidat rumah.

Berapa banyak renovasi yang diizinkan?

Memahami visi masing-masing untuk rumah baru Anda dapat mengurangi stres di masa depan dan juga membantu merencanakan kebutuhan finansial. Misalnya, apakah Anda dan pasangan ingin memiliki halaman, merenovasi dapur, atau memperluas ukuran kamar. Tentukan bersama desain rumah seperti apa yang diinginkan, sehingga saat tersedia dana Anda dan pasangan tidak bertengkar tentang area rumah mana yang harus terlebih dahulu direnovasi.

Baca Juga: 5 Langkah Untuk Menekan Angka Pernikahan di Bawah Umur, Peran Keluarga Sangat Penting!

Baca Juga: Glamornya Kehidupan Kekasih Musisi Top Amerika, dari Pacar Rapper Nelly hingga NE-YO

Baca Juga: Cegah Kelumpuhan Akibat Stroke, Deteksi Dini Gangguan Irama Jantung dengan ''Menari''

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini