nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Makanan saat Ini Tak Cuma Lezat, Tapi Juga Harus Multi Sensory

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017 05:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 11 298 1793590 tren-makanan-saat-ini-tak-cuma-lezat-tapi-juga-harus-multi-sensory-gSNFCFVaGM.jpg Cake (Foto: Magic4walls)

JIKA kita perhatikan zaman sekarang banyak bermunculan makanan-makanan yang tidak biasa. Makanan-makanan tersebut tampil dengan berbagai rupa sehingga tidak hanya enak, tapi juga menarik untuk diabadikan.

Oleh karenanya, tidaklah heran lagi jika sebagian besar kaum millenial pasti memotret makanan yang mereka hendak makan ke berbagai media sosial yang dimiliki. Makanan tersebut difoto dengan tampak yang begitu menggugah selera, dari yang harganya murah hingga terasa seperti mencekik leher.

Adanya tren baru seperti ini ternyata memang wajar adanya. Sebab, zaman telah berubah, teknologi hampir mengikuti jejak manusia dimanapun berada, sehingga selera akan makanan juga berubah dari masa ke masa. Di zaman sekarang, makanan tidak lagi hanya sekadar enak, tapi juga harus multi sensory.

Makanan multi sensory yang dimaksud ialah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan semua indera manusia tidak hanya indera pengecap. Tapi, indera pengelihatan, peraba dan indera lainnya juga harus dipenuhi. Sehingga, dengan makanan yang multi sensory tersebut, indera manusia jadi lebih terstimulasi dan mampu menimbulkan efek lain yang tidak hanya kenyang namun juga efek lainnya seperti ketenangan dan lebih bahagia.

"Masyarakat zaman sekarang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru. Berbeda dengan zaman dulu yang makanannya biasa-biasa saja dan tidak variatif atau bermacam-macam. Sehingga, pada zaman sekarang karena ada variatif pada makanan jadi indera manusia lebih terstimulasi lagi," ucap Ajeng Raviando, Pakar Psikologi, ketika diwawancarai Okezone pada kesempatan peluncuran Cadbury 5 Star di The Westin Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Lebih lanjut menurut Ajeng, dengan tren makanan yang bermacam-macam tersebut, manusia jaman sekarang khususnya generasi millenial ketika makan tidak hanya sekadar merasa kenyang, tapi juga bisa mendapat pengalaman baru dari makanan yang mereka konsumsi.

Makanan yang bisa memberikan pengalaman baru itu termasuk dalam makanan yang punya stimulasi rasa, bisa dari rasa salah satunya. Sehingga, ketika mencoba rasa pada makanan yang memiliki rasa baru atau rasa yang berbeda, pasti akan ada juga hal yang baru dalam makanan tersebut.

Makanan yang mampu memberikan stimulus tidak hanya cokelat tapi juga makanan lainnya. Kriteria makanan yang dapat memberikan stimulus pada manusia menurut Ajeng ialah yang tampak berbeda mulai dari kemasan hingga rasa. Sehingga, tidak hanya kenyang dan memuaskan indera pengecap tapi juga dapat menstimulasi mata lewat tampilan kemasan dan rasa yang bisa memberikan pengalaman baru.

"Stimulasi rasa tidak hanya satu, ketika makan sesuatu ada indera lain yang distimulasi tidak hanya pengecap yang merasakan enak, tapi ada stimulasi mata dan lainnya. Misalnya, ketika merasakan rasa berbeda kita jadi mendapatkan pengalaman baru dan akan diulangi karena merasa cocok dengan rasanya," ucapnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini