nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Objek Wisata Direlokasi Lintasi Samudera dan Makin Banyak Dikunjungi

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 11:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 11 406 1793118 sederet-objek-wisata-direlokasi-lintasi-samudera-dan-makin-banyak-dikunjungi-AjaiygCFAz.jpg Objek wisata (Foto: Dailymail)

SELAMA ini sebagian besar masyarakat sering mendengar pasar atau pemukiman penduduk saja yang direlokasi. Namun, nyatanya objek wisata pun juga dapat direlokasi.

Objek-objek wisata yang direlokasi tersebut bahkan hingga menyeberangi lautan dan menempuh jarak berkilo-kilo meter demi pindah tempat. Objek wisata yang direlokasi tentu semakin memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.

Penasaran, apa saja objek wisata yang telah direlokasi atau dipindahkan? Melansir dari Daily Mail, Rabu (11/10/2017), berikut beberapa objek wisata yang pindahkan keberadaannya.

Jembatan London (London ke Arizona)

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2017/10/09/09/450F0E7E00000578-4950972-Transatlantic_First_built_in_London_this_bridge_was_eventually_s-a-34_1507539075577.jpg

 Jembatan yang dibangun pada 1831 oleh Insinyur John Rennie ini akhirnya dijual. Jembatan London pun dibeli oleh pendiri Lake Havasu City Robert McCulloch pada 1968 seharga $ 2.460.000. Jembatan London dikirim ke Arizona dan dibangun kembali di lahan kering. Setelah dipasang baru pasir diganti untuk memungkinkan air mengalir di bawahnya. Jembatan yang direlokasi tersebut akhirnya selesai dibangun pada 1971 dan menjadi bagian dari objek wisata yang lebih besar disebut English Village.

Rumah Kapten James Cook (Yorkshire ke Melbourne)

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2017/10/09/09/450EF7C600000578-4950972-Home_from_home_This_property_once_the_abode_of_Captain_James_Coo-a-38_1507539075800.jpg

Rumah yang pernah menjadi tempat tinggal Kapten James Cook ini didekonstruksi dan dikirim dari Yorkshire ke Melbourne dan menjadi tempat wisata yang populer. Kapten James Cook adalah seorang pelaut dan penjelajah Inggris yang tinggal disebuah pondok di Yorkshire, rumah yang akhirnya direlokasi ke Melbourne.

The Place of Peace (Jepang ke Carolina Selatan)

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2017/10/09/09/450EF7E000000578-4950972-Sail_away_Constructed_in_Nagoya_Japan_in_1984_this_temple_now_si-a-35_1507539075590.jpg

Objek yang satu ini menjelajah cukup jauh karena dari Jepang ke Carolina Selatan. The Place of Peace dibangun di Nagoya Jepang pada 1984 dan kini kuil tersebut berada di Furman University. Dengan sangat hati-hati Kuil dibongkar dan dikemas dalam empat container pengiriman terpisah, kemudian baru tiba di Amerika pada beberapa pekan setelahnya.

Gereja St.Bernard de Clairvaux (Spanyol ke Miami)

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2017/10/09/09/450EF7CF00000578-4950972-Historic_Starting_life_in_12th_Century_Segovia_this_age_old_mona-a-36_1507539075630.jpg

Setelah mengukir sejarah di Segovia pada abad ke-12, biara kuno ini sekarang berada di Miami. Bangunan yang dianggap sebagai bangunan tertua tersebut dikemas dan dikirim melintasi Samudera Atlantik dengan 11 ribu peti kayu. Lalu, baru dibangun kembali pada 1964 dan prosesnya memakan waktu lima tahun.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini