nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Diana Flame, Monumen Tak Resmi Putri Diana di Paris

Dada Sathilla, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017 07:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 11 406 1793551 backpacker-diary-diana-flame-monumen-tak-resmi-putri-diana-di-paris-3QJWRgzclM.jpg

BERJALAN kaki menjelajah kota Paris beberapa waktu lalu membuat saya menemukan beberapa hal menarik yang mungkin tak akan ketemu kalau hanya mengandalkan metro (bus) atau kereta bawah tanah.

Dari menara Eiffel saya melanjutkan jalan kaki melihat-lihat keindahan kota Paris. Melewati sungai Seine yang luas, sambil menikmati melihat para turis yang menyusuri sungai Seine dengan boat. Saya beruntung bisa melihat sungai Seine sebelum banjir melanda. Karena setelah saya meninggalkan Eropa, rupanya membuat sungai Seine meluap dan banjir. 

Temukan Monumen Putri Diana

Saat kembali dari arah menara Eiffel saya melihat orang tengah ramai mengerumuni monumen berwarna emas. Monumen emas ini disebut-sebut sebagai monumen tak resmi Putri Diana. Wah ini apa ya? Hal ini membuat saya penasaran.

Dari sungai Seine saya melewati jembatan Pont de l'Alma. Di atas jembatan saya melihat beberapa orang tengah mengerumuni sebuah bangunan berwarna emas. Mereka membawa buket bunga, yang lainnya tengah sibuk memotret monumen ini. Setelah saya dekati rupanya di bagian bawah monumen ada foto - foto putri Diana. 

Monumen berwarna emas di hadapan saya ini sebenarnya bernama monumen Statue of Liberty Flame atau patung api kebebasan. Monumen ini didirikan sebagai simbol persahabatan antara Perancis dengan Amerika Serikat pada tahun 1989.

Bentuknya sendiri cukup unik karena replika dari bentuk api dalam obor yang dibawa patung Liberty yang berada di pintu masuk pelabuhan di New York, Amerika Serikat. Bedanya, monumen di Paris ini dilapisi dengan emas. Liberty Flame dipersembahkan kepada kota Paris oleh koran Internasional Herald Tribun, untuk memperingati hadirnya koran berbahasa Inggris di Paris sejak 100 tahun lalu. 

Meski Putri Diana tewas pada 1997, bertahun-tahun setelah kematiannya orang masih tetap menaruh bunga di monumen ini. Saat saya mengunjunginya ada beberapa bunga mawar layu diletakkan di bawah monumen. Di tengahnya terdapat foto - foto Putri Diana serta sebuah papan bertuliskan fungsi monumen. Di papan itu tertulis kalau monumen ini sebenarnya simbol persahabatan Perancis - Amerika Serikat, namun banyak orang menyebutnya “Diana Flame” karena Lokasi Liberty Flame tepat berada di atas terowongan tempat Putri Diana tewas dalam kecelakaan.

BACA JUGA:


Banyak pengagum Putri Diana dan turis mengunjungi monumen ini untuk menyampaikan duka cita, mengenangnya dengan menaruh bunga atau hanya sekedar memotret monumen ini karena dianggap sebagai tempat bersejarah. Liberty Frame kini bahkan dikenal sebagai monumen tak resmi Putri Diana.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini