Hiii, Serem! Ini 5 Dampak Negatif Suka Makanan Manis, Salah Satunya Gampang Patah Tulang

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 11 481 1793041 hiii-serem-ini-5-dampak-negatif-suka-makanan-manis-salah-satunya-gampang-patah-tulang-2TsZJIpDGi.jpg Makanan Manis (Foto: Livestrong)

MAKANAN manis kabarnya dapat meningkatkan mood. Dengan memakan makanan manis, maka juga dapat menjauhkan diri dari stres. Namun, benarkah seperti itu?

Ternyata, seperti yang dilansir dari Live Strong, Rabu (11/10/2017), memakan makanan manis seperti permen justru dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi kesehatan. Permen khususnya, kudapan ini cenderung kurang bermanfaat dan tidak cukup nutrisi.

BACA JUGA:

Ada banyak kandungan kurang baik yang ada di dalam permen, seperti lemak jenuh, gula yang tinggi dan gula buatan. Tidak semua permen memiliki komposisi nutrisi yang sama, efek yang ditimbulkan ke tubuh manusia pun akan berbeda-beda.

Namun, secara umum ada beberapa dampak negatif yang akan didapatkan jika sering mengonsumsi permen ataupun makanan manis lainnya, seperti yang dilansir dari Live Strong, Rabu (11/10/2017), di bawah ini.

1. Peningkatan risiko diabetes

Mengonsumsi permen dan makanan manis dapat meningkatkan diabetes, yang merupakan suatu kondisi saat tubuh manusia memiliki kadar gula darah tinggi yang tidak normal. Menurut penelitian yang dilakukan pada Juni 2017 dalam The Journal of Nutrition, asupan tinggi gula dapat menjadi faktor risiko utama diabetes. Gula yang ada dalam permen atau makanan manis membuat makanan tersebut enak, tapi hal tersebut bertolak belakang dengan efek yang ditimbulkan dalam badan.

2. Kerusakan gigi

Gigi pun bisa rusak kalau Anda makan permen atau makanan manis lainnya. Seperti yang dilaporkan oleh Journal of American Dental Assiciation 2002 mengatakan, gula dapat menghasilkan asam berbahaya saat bertemu dengan plak pada gigi, sehingga dapat memperbesar kemungkinan kerusakan gigi.

3. Mengurangi HDL Kolesterol

Ada dua jenis koleterol dalam tubuh, yaitu low density lipoprotein atau kolesterol jahat dan high density lipoprotein atau kolesterol baik. Menurut penelitian yang dilaporkan dalam Journal of American Medical Association edisi April 2010, peningkatan konsumsi makanan manis dapat menurunkan kadar lipoprotein high density atau kolesterol baik yang ada dalam tubuh Anda, sehingga dapat meninggikan faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

4. Kesulitan Diet

 

Jangan mimpi memiliki badan yang ideal jika masih makan makanan manis. Pasalnya, makanan manis dapat menghambat usaha Anda untuk menurunkan berat badan. Permen atau makanan manis mengandung glikemik tinggi, artinya mereka memiliki dampak yang signifikan pada kadar gula Anda yang bisa menghambat penurunan berat badan.

5. Mengurangi kekuatan tulang

Mengonsumsi permen atau makanan manis secara berlebihan juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang Anda. Penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Revied pada Juni 2008 menemukan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dapat mengurangi kekuatan tulang, artinya Anda dapat lebih mudah mengalami patah tulang, sehingga Anda harus membatasi aktifitas.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini