Image

Benarkah Ibu dan Anak Perempuannya Bisa Benar-Benar Jadi Sahabat?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 08:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 12 196 1793809 benarkah-ibu-dan-anak-perempuannya-bisa-benar-benar-jadi-sahabat-RTxtSr2FZM.jpg Hubungan Ibu dan Anak (Foto: Playbuzz)

APAKAH Anda pernah mendengar seorang ibu yang bisa sampai menjadi sahabat anak perempuannya? Kondisi tersebut menjadi pencapaian yang baik di dalam sebuah keluarga.

Ini dikarenakan hubungan yang terjalin baik antara sang ibu dan anak perempuannya akan menciptakan pribadi anak yang terbuka. Kalau sudah begitu, tentunya akan sangat baik bagi perkembangan si anak pun pemantauan ibu terhadap kehidupan anak perempuannya.

Tapi, pertanyaan selanjutnya, apakah ibu benar-benar bisa jadi sahabat anak perempuannya?

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (12/10/2017), penulis Deri Robins coba memaparkan bagaimana kondisi ini.

Menurut dia, menjadi seorang ibu itu bukan perkara hanya melahirkan lalu membesarkan anak, tapi lebih dari itu. Salah satu yang paling penting adalah mengajarkan kebaikan pada si anak sampai akhirnya dia tumbuh dewasa.

Lebih lanjut, Deri memaparkan bahwa menjadi ibu memang mengharuskan Anda untuk sedikit terfokus pada keluarga. Tidak bisa lagi sebebas masa muda dulu. Tapi, dengan menyikapi hal tersebut dengan perasaan penuh kebahagiaan, rasanya akan tidak mungkin menjalani peran ibu dengan beban di punggung.

Nah, yang menjadi titik fokus berikutnya adalah menciptakan komunikasi yang baik dengan si anak. Menjadikan anak sahabat Anda adalah goal yang harus tercapai.

Bukan perkara mudah. Apalagi mengingat sekarang zaman sudah berubah dan pemikiran manusia sepertinya semakin luas, maka dari itu, sambung Deri, seorang ibu harus juga ikut berkembang bersama dengan anaknya. Jadi, rasanya tidak mustahil akhirnya Anda bisa berteman dengan anak Anda.

Yang perlu Anda ketahui adalah menurut studi yang dilakukan di Harvard Medical School menyarankan untuk seorang perempuan memiliki banyak sahabat. Termasuk seorang ibu yang akhirnya menjadikan anaknya sendiri sahabatnya.

Dengan memiliki banyak sahabat, peneliti melihat bahwa kehidupan perempuan akan lebih puas, aktif, dan sehat. Jadi, itu akan menguntungkan si ibu dan anak perempuannya.

Sementara itu, yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana akhirnya ibu bisa menjadi sahabat anaknya sendiri? Ini sangat subjektif, kata Deri.

Pendekatan dan pemahaman sikap pribadi anak perempuan lah yang akhirnya menjadi kiblat pola asuh ibu. Rasa nyaman dan mau terbuka adalah kunci utama Anda bisa menjadi sahabat anak perempuan Anda sendiri.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini