Image

Hati-Hati! Jalani Gaya Hidup Tak Sehat, Wanita Menopause Rentan Menderita Alzheimer

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 481 1794280 hati-hati-jalani-gaya-hidup-tak-sehat-wanita-menopause-rentan-menderita-alzheimer-59vRyFTfjk.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

ALZHEIMER salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan fungsi kognitif. Seorang wanita menopause yang tidak menjalani gaya hidup sehat, sangat rentan menderita penyakit tersebut.

Sebuah penelitian menyebutkan, penurunan kadar estrogen pada wanita selama menopause. Hal ini menyebabkan perubahan metabolik di otak yang dapat meningkatkan risiko penyakit alzheimer.

(Baca Juga: Mengobati Batuk hingga Cegah Kanker, Manfaat Cokelat untuk Kesehatan yang Belum Diketahui)

Ahli saraf menyebutkan, tingkat hormon yang menipis menyebabkan penurunan unsur neuroprotektif pada otak wanita. Kemudian sangat berisiko mengembangkan penyakit ini.

"Temuan kami menunjukkan bahwa hilangnya estrogen pada masa menopause tidak hanya mengurangi kesuburan, tetapi juga hilangnya elemen neuroprotektif kunci di otak wanita, kata Pemimpin Studi Lisa Mosconi dari Asosiasi Professor Cornell University di Amerika Serikat, dikutip Boldsky, Jumat (13/10/2017).

(Baca Juga: Liburan Seru ala Jokowi, dari Mulai Melancong ke Raja Ampat hingga ke Kebun Binatang Ragunan)

Penurunan kadar estrogen ini juga memicu pergeseran reaksi pada sel otak dalam jangka pendek. Namun, bahayanya juga bisa sampai fatal, yakni menyebabkan gangguan perilaku.

(Baca Juga: Tak hanya Jaga Berat Badan, Minum Air Putih 8 Gelas Juga Cegah Infeksi Kemih)

Temuan ini juga mengungkapkan penurunan volume sel otak, dengan warna abu-abuh dan putih yang menjadi kumpulan serat saraf di daerah otak. Meski sekalipun, saat muda wanita tersebut aktif bekerja dan berpikir.

"Studi ini menunjukkan, ketika wanita berusia 40 tahun hingga 50 tahun harus mendeteksi tanda-tanda metabolik risiko alzheimer," imbuhnya.

(Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Hamish Daud, Raffi dan Denny Cagur Pun Beri Dukungan Achintya Nilsen di Miss World 2017)

Untuk preventif, tentu ada perhatian medis yang diberikan kepada wanita berusia 40 tahunan. Tepatnya sebelum gejala endokrin atau neurologis dapat membantu mereka mencegah penyakit ini.

Wanita mungkin membutuhkan antioksidan untuk melindungi aktivitas otak dan mitokondria, dengan kombinasi strategi yang mempertahankan tingkat estrogen.

Termasuk pula menjalani perubahan Gaya hidup, seperti olahraga, konsumsi sumber antioksidan setiap hari dari mulai bbiji-bijian, sayur dan buah. Dijamin, cara tersebut dapat meningkatkan fungsi estrogen secara alami.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini