Image

Simak 3 Jenis Stres yang Disebabkan oleh Pekerjaan, Nomor Berapa Sering Anda Alami?

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 20:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 481 1794354 simak-3-jenis-stres-yang-disebabkan-oleh-pekerjaan-nomor-berapa-sering-anda-alami-upaeUB3Xdr.jpg Ilustrasi (Foto: Google)

STRES bisa muncul kapan saja dan disebabkan oleh banyak faktor. Lantas, apa saja stres disebabkan oleh pekerjaan?

Stres di tempat kerja tidak dapat dihindari oleh para pekerja. Kondisi ini pun bisa memberikan pengaruh besar pada kualitas bekerja hingga memengaruhi kualitas hidup. Bahkan, tanpa disadari ada tiga jenis stres yang bisa disebabkan karena pekerjaan.

Apa saja? Berikut tiga jenis stres yang bisa disebabkan karena pekerjaan, seperti dilansir dari Pay Scale.

1. Stes akut

Stres jenis ini terjadi hanya sementara waktu saat seseorang menghadapi tantangan baru. Meski demikian, kondisi ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Jika hal ini muncul, para ahli pun menyarankan untuk segera beristirahat, makan dengan teratur dan berolahraga. Alternatif lainnya dengan berkumpul dan berbagi cerita bersama keluarga dan teman terdekat.

2. Lelah emosional

Istilah lain dari kondisi ini adalah burn out. Kondisi ini diperlukan perhatian yang serius. Stres yang berkepanjangan pun bisanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti susana hati yang negatif, kurang motivasi atau depresi. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan liburan dan beristirahat dari pekerjaan selanjutnya mencari solusi untuk karier Anda.

3. Stres karena takut

Penulis Robert Maurer mengungkapkan, pegawai khususnya mereka yang berada di level atas, stres merupakan samaran dari rasa takut. Di mana simtom yang muncul akibat stres seperti otot yang tegang dan kaku, gangguan tidur hingga tidak nafsu makan. Simtom ini sama seperti simtom yang dialami seseorang yang mengalami ketakutan.

Artinya, saat Anda merasa terintimidasi dengan besarnya tanggung jawab yang diberikan oleh atasan, berisiko mengalami stres karena rasa takut. Untuk mengatasi kondisi ini, diperlukan dukungan dan berbagi pikiran bersama orang terdekat. Demikian ditulis situs Sindonews.

Baca Juga:

Terbukti! Tato Ini Bisa Mendeteksi Kadar Gula Darah dalam Tubuh
Seseorang Suka Pamer Kemesraan? Ternyata, Alasannya Ingin Dilihat Orang Lain
Kebanyakan Makan Bikin Otak Jadi ‘Lemot’? Medis Ungkap Kebenarannya
Tidak Suka Makan Sayur, Bisakah Nutrisinya Digantikan Buah?

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini